Anda terserang batuk? Mungkin yang Anda lakukan pertama kali adalah mencari dan membeli obat batuk, untuk menghilangkan batuk yang terjadi. Namun apakah obat batuk benar-benar terbukti khasiatnya?
Ternyata, obat batuk tidak menyembuhkan batuk, dan hanya meringankan batuk yang kita alami. Hal ini dikuatkan oleh dokter dari badan kesehatan nasional (NHS) Inggris, yang menyebutkan jika obat batuk hanya menghambur-hamburkan uang.
Lalu apa obat batuk yang paling manjur? Mereka mengatakan, ramuan tradisional seperti lemon dan madu, adalah obat terbaik saat batuk menyerang.
Kebanyakan obat batuk yang ada di pasaran, mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Dan kebanyakan obat batuk juga tidak menyembuhkan batuknya itu sendiri, tetapi meredakan gejala batuk. Dan beberapa obat meringankan batuk dengan melegakan saluran pernapasan.
Sedangkan madu dan lemon, mempunyai anti virus, sehingga bisa membasmi viruspenyebab batuk, dan ini bisa menyembuhkan batuk yang Anda alami, terutama jika batuk tersebut berlangsung cukup lama.
"Tidak ada obat yang mampu dengan cepat menyembuhan batuk dikarenakan infeksi saluran pernapasan. Dan ini biasanya akan hilang jika sistem kekebalan tubuh kita baik untuk memerangi virus," sebuah tulisan yang dikutip di website NHS.
Jadi bagi Anda yang meragukan khasiat lemon dan madu, tidak akan ragu lagi. Bagitu batuk datang, segera cari madu dan lemon, untuk segera hilangkan virus penyebab batuk yang Anda alami. (Mail Online)
Kumpulan artikel tentang keluarga dari motivasi, renungan, kisah nyata, sampai resep-resep juga ada. Cita-citanya mau buat site terlengkap untuk yang mengidamkan keluarga bahagia (keluarga idaman), semoga beguna buat pembaca.
Tampilkan postingan dengan label herbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label herbal. Tampilkan semua postingan
Sabtu, Oktober 18, 2014
Sabtu, September 20, 2014
[tip] Manfaat Teh Gobo (Burdock Root)
Gobo telah digunakan selama berabad-abad oleh masyarakat Jepang, Korea, Cina, dan banyak lagi negara-negara lain termasuk juga eropa. Tetapi bagi masyarakat kita, Gobo masih terasa asing di telinga orang indonesia. Padahal, manfaat yang terkandung di dalam Gobo sendiri sangat banyak sekali. Bagi Orang Cina, mereka percaya Gobo adalah Afrodisiak, yaitu herbal yang dapat membantu merangsang daya seksual seseorang. Dan efektif dalam mengobati impotensi dan kemandulan.Teh Gobo berkhasiat untuk :
Menangkal dan Membunuh Sel kanker
Menurunkan diabetes
Meringankan yang terkena serangan jantung
Mencegah stroke
Menurunkan kolesterol
Meningkatkan nafsu makan dan pencernaan
Merangsang daya seksual
Dan lain-lain
Meningkatkan Arus Urine
Menurut US National Library of Medicine dan National Institutes of Health, Gobo dapat membantu meningkatkan aliran urin dari tubuh anda. Karena Gobo adalah diuretik alami. Diuretik biasanya digunakan untuk mengobati hipertensi dan dapat mengurangi resiko stroke penyakit jantung. Karena itulah Gobo berfungsi sebagai pemurni darah dan diuretik, dan mendukung kesehatan hati, ginjal, dan kandung kemih.
Setelah unsur-unsur yang terkandung dalam Gobo masuk ke organ-organ tubuh, maka terjadilah proses pembuangan racun atau toksin dari dalam tubuh yang biasanya disebut Detoksifikasi.
Menurunkan Gula Darah
Gobo punya peranan penting dalam menurunkan kadar gula darah dalam tubuh, berguna untuk mengobati dan mencegah penyakit diabetes tersebut.
Meringankan Gejala-gejala PMS (Pramenstruasi)
Mengkonsumsi Gobo dapat membantu meringankan beberapa iritasi yang disertai sindrom Pramenstruasi (PMS) bagi banyak perempuan, menurut James Duke, Ph.D., seorang pakar herbal. Dikutip oleh penulis Amyfield dalam sebuah artikel di Akar Gobo pada bulan Mei / Juni 2005. Majalah "The Herb Companion".
Membantu Penyembuhan Iritasi Kulit, Jerawat dan lain-lain
Teh Gobo dapat membantu mengobati iritasi kulit atau Eksim, jika Anda meminumnya dengan teratur. Selain itu, Teh Gobo juga bisa menyembuhkan kulit yang berjerawat. Cara menggunakannya bisa di minum langsung, atau juga bisa dengan cara mencelupkan kain bersih di dalam Teh Gobo murni tanpa pemanis atau penyedap lainnya. Lalu kompres langsung ke kulit yang terkena iritasi.
Mampu Mencegah dan Membunuh Sel kanker
Bibit kanker sudah ada dalam tubuh manusia dan akan bertumbuh atau mati sesuai kondisi imun sistem tubuh manusia. Bila tubuh memiliki imun yang baik, otomatis bibit kanker tidak akan berkembang. Gobo berisi arctigenin, zat efektif dalam memperlambat pertumbuhan tumor kanker.
Gobo memiliki serat terbanyak diantara semua sayuran akar, yang baik bagi pencegahan penyakit usus besar. Gobo juga kaya akan mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi, kalsium, dll. Mengandung proporsi serat larut dan tidak larut asam laktat yang seimbang untuk merangsang, sembelit (sukar atau tidak dapat buang air besar) dan meningkatkan pembuangan cholesterols. Gobo juga meningkatkan sirkulasi darah, menghilangkan angin dan panas dalam, membersihkan paru-paru dan mengurangi eksim, edema dan racun tubuh, mencegah kanker dan arteriosclerosis. Kandungan besinya merupakan suplemen makanan yang baik untuk wanita dalam perawatan kulit.
Setiap 100 gram Gobo mengandung :
Protein 4,6 gram
Lemak 0,8 gram
Gula 3 gram
Energi 38 kkal
Fiber kasar 2,4 gram
Kalsium 242 mg
P 61 mg
Besi 7,6 mg
Beta karotin 3,9 mg
Vitamin C 25 mg
“Jangan panik dan jangan berhenti bila muncul gejala-gejala karenanya”. Gejala tersebut di akibatkan oleh proses Detoksifikasi (proses pembuangan racun atau toksin dari dalam tubuh). Artinya kandungan yang terdapat dalam Gobo sedang bekerja melawan racun-racun di dalam tubuh. Dampak yang terjadi berbeda-beda, tergantung dari penyakit yang dimiliki oleh masing-masing individu. Misalnya, jika di konsumsi oleh orang yang memiliki penyakit alergi kulit, maka akan terjadi gatal-gatal beberapa hari kedepan. Atau jika di konsumsi oleh orang yang memiliki penyakit perut, sering masuk angin, maka terjadi gejala seperti BAB yang tidak normal pada awal mengkonsumsi Teh Gobo. Tetapi dampak tersebut tidaklah lama, sekitar 3 hari sampai 10 hari, atau bisa juga sampai 30 hari. Namun bukan berarti terus-menerus, tetapi kadang muncul kadang tidak. Tergantung masing-masing individu.
Tidak dianjurkan mengkonsumsi Teh Gobo bagi wanita hamil dan menyusui dikarenakan tindakan diuretik (frekuensi produksi air seni) yang sangat aktif.
Sumber: http://gobo-burdockroot.blogspot.com/2011/12/manfaat-teh-gobo.html
Senin, Juli 11, 2011
[tip] Rahasia Stamina dari Ubi Merah
VIVAnews - Berolahraga dan bekerja kerap kali menyebabkan stamina merosot. Jangan terburu-buru mengonsumsi minuman penambah stamina yang beredar luas di pasar. Rutin mengonsumsi jus ubi merah akan meningkatkan stamina.
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Exeter, ubi merah terbukti menambah stamina pada pengendara sepeda. Jus berwarna tersebut dapat memberikan dorongan stamina sehingga mampu memotong waktu tempuh.
Tidak hanya itu, ubi merah juga dapat menurunkan tekanan darah, menangkal demensia yaitu penurunan fungsional yang disebabkan oleh kelainan otak. Bahkan, dapat memberikan ekstra energi bagi paruh baya tetap aktif menjalankan hari-hari tua mereka.
Rahasianya terdapat pada kandungan nitrit yang melimpah di dalamnya. Seperti dilansir dari laman Daily Mail, nitrit bekerja melebarkan pembuluh darah, mempercepat aliran oksigen termasuk di dalam otak, dan memungkinkan terikatnya oksigen lebih banyak ketika bernapas.
Pada penelitian teranyar, tim peneliti Exeter meminta sembilan pesepeda bersaing waktu tempuh dalam jarak 4 km hingga 16 km. Sebelum pertandingan, mereka meminum kurang dari setengah liter jus ubi merah. Mereka diminta untuk mengulang pertandingan dengan meminum jus ubi merah yang telah hilang kandungan nitrit-nya.
Pesepeda meminum jus yang kaya akan kandungan nitrit, lebih cepat 11 detik pada pada rute terpendek, dan 45 detik lebih cepat pada rute terpanjang.
Pengujian yang diterbitkan pada the journal Medicine and Science in Sports and Exercise ini membuktikan bahwa nitrit memungkinan otot dan jantung mereka bekerja lebih efisien.
"Temuan ini menunjukkan peningkatan kinerja tubuh yang dapat membuat perbedaan," ujar Professor Andrew Jones, salah satu peneliti. Dengan penggunaan oksigen yang lebih baik, Jones menambahkan, orang lanjut usia dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa hambatan.
Namun, jangan kaget jika usai mengonsumsi sayuran ini, urin Anda berwarna ungu. Bagi sebagian orang hal ini kerap terjadi sebagai akibat sifat gen. Para ilmuwan mengenal urin ungu ini dengan sebutan 'beeturia'.
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Exeter, ubi merah terbukti menambah stamina pada pengendara sepeda. Jus berwarna tersebut dapat memberikan dorongan stamina sehingga mampu memotong waktu tempuh.
Tidak hanya itu, ubi merah juga dapat menurunkan tekanan darah, menangkal demensia yaitu penurunan fungsional yang disebabkan oleh kelainan otak. Bahkan, dapat memberikan ekstra energi bagi paruh baya tetap aktif menjalankan hari-hari tua mereka.
Rahasianya terdapat pada kandungan nitrit yang melimpah di dalamnya. Seperti dilansir dari laman Daily Mail, nitrit bekerja melebarkan pembuluh darah, mempercepat aliran oksigen termasuk di dalam otak, dan memungkinkan terikatnya oksigen lebih banyak ketika bernapas.
Pada penelitian teranyar, tim peneliti Exeter meminta sembilan pesepeda bersaing waktu tempuh dalam jarak 4 km hingga 16 km. Sebelum pertandingan, mereka meminum kurang dari setengah liter jus ubi merah. Mereka diminta untuk mengulang pertandingan dengan meminum jus ubi merah yang telah hilang kandungan nitrit-nya.
Pesepeda meminum jus yang kaya akan kandungan nitrit, lebih cepat 11 detik pada pada rute terpendek, dan 45 detik lebih cepat pada rute terpanjang.
Pengujian yang diterbitkan pada the journal Medicine and Science in Sports and Exercise ini membuktikan bahwa nitrit memungkinan otot dan jantung mereka bekerja lebih efisien.
"Temuan ini menunjukkan peningkatan kinerja tubuh yang dapat membuat perbedaan," ujar Professor Andrew Jones, salah satu peneliti. Dengan penggunaan oksigen yang lebih baik, Jones menambahkan, orang lanjut usia dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa hambatan.
Namun, jangan kaget jika usai mengonsumsi sayuran ini, urin Anda berwarna ungu. Bagi sebagian orang hal ini kerap terjadi sebagai akibat sifat gen. Para ilmuwan mengenal urin ungu ini dengan sebutan 'beeturia'.
Selasa, Juli 05, 2011
[tip] Khasiat daun ajaib Binahong
Binahong. Latin: Andiredrea Cordifolia (Ten.) Steenis. Jepang: Phia hong. China: Dheng San Chi. Sunda: Kakatuncaran. Inggris: Heartleaf Madeiravine atau Madeira Vine
Sekitar 4 hari yang lalu ketika ada acara keluarga obrolanpun melebar kemana-mana hingga sampai pada masalah Kesehatan Dan Penyakit. “Ada gejala darah tinggi nih” kata kakakku. “Kalau paman sih sudah lama Asam Urat” kata paman.. Adik saya nimbrung “ Coba aja cari Pohon Ajaib Binahong “. Semua tertawa mendengar kata itu… sebab kedengarannya aneh,seperti main-main.. apalagi sibungsu ini terkenal nakal, tukang guyon dan situkang usil. Ternyata memang benar , ketika dia mengatakan coba aja cari di internet. Akhirnya tanya sama om google dengan keyword Binahong Dan Khasiatnya .. dan teretet…. Wah banyak juga .. . dasar Saung Web kurang gaul , kok baru tahu sekarang ya.
Sekitar 4 hari yang lalu ketika ada acara keluarga obrolanpun melebar kemana-mana hingga sampai pada masalah Kesehatan Dan Penyakit. “Ada gejala darah tinggi nih” kata kakakku. “Kalau paman sih sudah lama Asam Urat” kata paman.. Adik saya nimbrung “ Coba aja cari Pohon Ajaib Binahong “. Semua tertawa mendengar kata itu… sebab kedengarannya aneh,seperti main-main.. apalagi sibungsu ini terkenal nakal, tukang guyon dan situkang usil. Ternyata memang benar , ketika dia mengatakan coba aja cari di internet. Akhirnya tanya sama om google dengan keyword Binahong Dan Khasiatnya .. dan teretet…. Wah banyak juga .. . dasar Saung Web kurang gaul , kok baru tahu sekarang ya.
Ketika dibaca, tertarik juga untuk nanam pohon ini kali2 aja nanti perlu untuk keperluan sendiri atau kerabat/tetangga lain yang butuh, sambil barang kali di antara sobat2 ada yang tahu / ada yang punya dan ingin coba berbagi pohon tersebut atau bila sobat ingin tahu dan gak sempat mampir ke sumber aslinya, sengaja saya copas dari Blognya sobat Beny Ali Wibowo sbb. :
TANAMAN ini tumbuh merambat. Sering digunakan sebagai gendola atau gapura yang melingkar di atas jalan taman. Ada yang menamainya binahong dan berasal dari Korea. Namun tanaman ini sebenarnya sudah lama ada di Indonesia dan biasa disebut gendola (Basella rubra Linn).
Hampir semua bagian tanaman binahong seperti umbi, batang dan daun dapat digunakan dalam terapi herbal. Kini bibitnya mudah dibeli di objek wisata Kopeng. Tanaman ini memang tumbuh baik dalam lingkungan yang dingin dan lembab.
Manfaat tanaman ini sudah dipetik Soejiyo, mantan karyawan Kanindotex yang biasa nglaju Solo-Semarang setiap kali bekerja. Katanya, binahong adalah herba yang dapat memulihkan stamina yang loyo.
Selain meningkatkan vitalitas pria, binahong dapat menyembuhkan luka dalam dan luar seperti setelah operasi, typus, maag, radang usus dan ambeien. Dapat pula mengatasi pembengkakan dan pembekuan darah, memulihkan kondisi lemah setelah sakit, rematik, luka memar terpukul, asam urat dan mencegah stroke.
Untuk pemakaian dalam, Soejiyo meraciknya sebagai berikut: ambil rhizoma (umbi) secukupnya, dicuci bersih, kemudian direbus, setelah dingin disaring dan hasilnya diminum 2-3 kali sehari, Cara ini untuk menyembuhkan luka bekas operasi, maag, typus, disentri, kesegaran jasmani (tambah telur dan madu), mencegah stroke, asam urat dan sakit pinggang.
Namun dapat pula umbinya dikeringkan, lalu ditumbuk halus, kemudian dimasukkan dalam kapsul 0,5 mh dan diminum 3 kali sehari.
Untuk pemakaian luar, daun dan batang ditumbuk halus kemudian dioleskan pada bagian yang sakit. Bahan ini untuk menyembuhkan memar karena terpukul, kena api (panas), rheumatik, pegal linu, nyeri urat, menghaluskan kulit.
Umbi dicampur bahan lain dengan cara direbus bersama daun sirih, temulawak dengan perbandingan ganjil: 7, 9, 13 untuk penyembuhan pembengkakan jantung, pembengkakan lever, kencing manis, kerusakan ginjal dan radang usus besar.
Batangnya untuk mengatasi kelemahan laki-laki, yaitu dengan cara diambil getahnya dioleskan pada penis, diamkan beberapa saat kemudian lakukan sanggama dengan istri. Kalau digodog dengan kencur (3 gelas menjadi 1 gelas) diminum tiap malam selama satu minggu, hasilnya juga oke punya.
Khasiat Daun Ajaib Binahong
Daun Binahong adalah jenis tanaman yang amat berkhasiat untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Beberapa lembar daun ini dikunyah hingga halus atau dimasak dengan segelas air dan diminum beserta ampasnya atau lebih mudah di jus atau diblender. Adapun khasiat dari daun tersebut sebagai berikut :
- Batuk/muntah darah : 10 lembar daun diminum setiap hari
- Paru-paru/bolong : 10 lembar daun diminum setiap hari
- Kencing manis : 11 lembar daun diminum setiap hari
- Sesak nafas : 7 lembar daun diminum setiap hari
- Borok akut(menahun) : 12 lembar daun diminum setiap hari
- Patah tulang : 10-20 lb daun diminum setiap hari
- Darah rendah : 8 lembar daun diminum setiap hari
- Radang ginjal : 7 lembar daun diminum setiap hari
- Gatal-gatal /eksim kulit : 10-15 lb daun diminum setiap hari
- Gegar otak ringan/berat : 10 lembar daun diminum setiap hari.
- Disentri/buang air besar : 10 lembar daun diminum setiap hari
- Ambeyen berdarah : 16 lembar daun diminum setiap hari
- Hidung mimisan : 4 lembar daun diminum setiap hari
- Habis bedah/operasi : 20 lembar daun diminum setiap hari
- Luka bakar : 10 lembar daun diminum setiap hari
- Kecelakaan/benda tajam : 10 lembar daun diminum setiap hari
- Jerawat : 8 lembar daun diminum setiap hari
- Usus bengkak : 3 lembar daun diminum setiap hari
- Gusi berdarah : 4 lembar daun diminum setiap hari
- Kurang nafsu makan : 5 lembar daun diminum setiap hari
- Kelancaran haid : 3 lembar daun diminum setiap hari
- Habis bersalin/melahirkan : 7 lembar daun diminum setiap hari
- Menjaga stamina tubuh : 1 lembar daun diminum setiap hari
- Penghangat badan : 5 lembar daun diminum setiap hari
- Lemah syahwat : 3-10 lb daun diminum setiap hari.
Tanaman ini tumbuh liar dipekarangan, berguna untuk menyembuhkan penyakit kanker, caranya : keringkan kemudian direbus dan airnya setiap hari diminum.
Tulisan ini mudah-mudahan dapat berguna bagi rekan-rekan semua, setiap saat bicara masalah hukum terbersit dibenak saya bahwa akar permasalahan adalah kesehatan, sebab didalam badan yang sehat terdapat jiwa yang sehat…(meniru semboyan apa ya ?).
Manfaat Daun Binahong dan bukti dilapangan
Ternyata binahong sangat berkhasiat obat dan banyak manfaat yang diambil dari herbal ini diantaranya :
Bengkak dan berdarah karena jatuh atau tergores
Tumbuk atau kunyah Daun Binahong 2 daun atau lebih tergantung bengkak atau luka , Oleskan pada yang bengkak atau luka secara merata . Lakukan berulang apabila luka masih basah atau kondisi luka yang parah
Kami sudah melakukan pada si kecil anak saya ketika Jatuh dari sepeda motor ke lantai dan kepala belakang bengkak,Dalam kondisi darurat segera kunyah saja daun binahong sampai halus dan oleskan ke kepala bagian belakang yang bengkak Alhmdulillah dengan ijin Allah keesokan hari bengkak kempas seperti sedia kala atau normal.Dan pada masnya (kakaknya) sering berlari dan kadang jatuh terluka pada lutut atau Tangan Alhamdulillah cukup sekali dioleskan keesokan hari langsung kering
Dan masih banyak yang lain yang membuktikannya. Sehingga Tanaman daun binahong depan rumah hampir Habis dipetik anak anak tetangga kalau jatuh selalu teriakan didepan rumah untuk minta daun binahong dan dioleskan sendiri.
Alhamdulillah kami berhasil secara tidak langsung terjadi proses belajar untuk mencintai tanaman obat dan merasakan khasiatnya.pada anaka anak sendiri dan sekitar Tetangga di rumah
Jerawat :
- Ambil beberapa Daun binahong 5 daun atau lebih.
- Oleskan pada muka secara merata Terutama pada Jerawat.
- Lalukan sebaiknya sebelum tidur
- Lakukan beberapa kali sampai kulit wajah Halus
Untuk Hasil Maksimal minum 5-6 Daun binahong di Juz dicampur air satu gelas, Bisa dicampur dengan madu supaya rasa enak. Ini sudah dibuktikan kebetulan anak tetangga ada yang jerawatan parah. Sudah pakai obat jerawatan ratusan ribu tapi belum beres itu jerawat. Alhamdulillah setelah dioleskan beberapa hari jerawat mulai berkurang
Selasa, Januari 11, 2011
[tip] Nanas, Ampuh Atasi Nyeri Haid
Jakarta (Renny Wahyuningsih - detikFood) - Sering nyeri perut atau kram perut saat datang bulan? Gejala - gejala pramenstruasi atau PMS merupakan hal biasa yang dialami banyak wanita. Dengan menyantap makanan tertentu beberapa hari dan selama haid, sakit perut bisa dicegah. Kalau begitu, ada baiknya bersiaplah dari sekarang !
Gangguan kram perut, nyeri, kembung, dan cepat lelah sering dialami wanita daat datang bulan. Hampir 90% wanita mengalami PMS (Pre Menstruasi Syndrom) atau datang bulan. Meskipun kelihatannya biasa, namun bisa sangat mengganggu. Padahal dengan makan 5 makanan super ini ganguan PMS bisa dicegah.
Jus Nanas
Kram menstruasi disebabkan oleh kontraksi rahim yang membantu melepaskan lapisan dinding rahim dari tubuh. Kandungan enzyme bromelaine, yang ada pada buah nanas atau jus nanas dapat membantu untuk melemaskan otot dan meredam nyeri perut. Jadi, siapa bilang nanas penyebab keputihan?
Biji Labu
Kandungan noshing pada biji labu akan memberikan zinc atau seng dan mineral lain, sehingga membantu meringankan masalah kesehatan saat datang bulan tiba.
Sereal
Banyak wanita menjelang dan saat haid tergoda untuk melahap makanan manis. Cobalah ganti kudapan manis dengan sereal rendah gula yang merupakan sumber vitamin B6. Vitamin ini dapat meredam rasa nyeri pada perut. Cobalah tambahkan beberapa potongan pisang agar menambah asupan vitamin B6.
Selai Kacang
Makanlah lebih banyak selai kacang yang kaya vitamin E,. Bisa dioleskan di atas biskuit atau roti gandum. Kandungan vitamin B nya bisa mencegah datangnya kram serta nyeri saat haid.
Lobak
Ini adalah makanan terakhir yang dapat membantu melawan rasa nyeri. Lobak merupakan sumber vitamin E dan C. Juga mengandung antioksidan yang baik, dapat mengurangi peradangan. Sedangkan kalsium dan mineral, juga dapat menghilangkan rasa nyeri saat haid.
Gangguan kram perut, nyeri, kembung, dan cepat lelah sering dialami wanita daat datang bulan. Hampir 90% wanita mengalami PMS (Pre Menstruasi Syndrom) atau datang bulan. Meskipun kelihatannya biasa, namun bisa sangat mengganggu. Padahal dengan makan 5 makanan super ini ganguan PMS bisa dicegah.
Jus Nanas
Kram menstruasi disebabkan oleh kontraksi rahim yang membantu melepaskan lapisan dinding rahim dari tubuh. Kandungan enzyme bromelaine, yang ada pada buah nanas atau jus nanas dapat membantu untuk melemaskan otot dan meredam nyeri perut. Jadi, siapa bilang nanas penyebab keputihan?
Biji Labu
Kandungan noshing pada biji labu akan memberikan zinc atau seng dan mineral lain, sehingga membantu meringankan masalah kesehatan saat datang bulan tiba.
Sereal
Banyak wanita menjelang dan saat haid tergoda untuk melahap makanan manis. Cobalah ganti kudapan manis dengan sereal rendah gula yang merupakan sumber vitamin B6. Vitamin ini dapat meredam rasa nyeri pada perut. Cobalah tambahkan beberapa potongan pisang agar menambah asupan vitamin B6.
Selai Kacang
Makanlah lebih banyak selai kacang yang kaya vitamin E,. Bisa dioleskan di atas biskuit atau roti gandum. Kandungan vitamin B nya bisa mencegah datangnya kram serta nyeri saat haid.
Lobak
Ini adalah makanan terakhir yang dapat membantu melawan rasa nyeri. Lobak merupakan sumber vitamin E dan C. Juga mengandung antioksidan yang baik, dapat mengurangi peradangan. Sedangkan kalsium dan mineral, juga dapat menghilangkan rasa nyeri saat haid.
Jumat, November 26, 2010
[tip] Sirsak Bisa Obati Kanker
JAKARTA, KOMPAS.com — Kanker bisa diobati dengan mengonsumsi herbal atau buah-buahan. Dari banyak herbal tersebut, sirsak punya keunggulan dibandingkan buah lain.
Sirsak diketahui bisa mencegah dan juga ampuh untuk mengobati beberapa jenis kanker. "Untuk sirsak sendiri telah diteliti dapat mengobati kanker usus besar (kolon), kanker paru-paru, kanker pankreas, kanker prostat, dan juga kanker buah dada (payudara)," ucap dr Hardhi Pranata, SpS, selaku Ketua Umum Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI).
Bagian sirsak yang bermanfaat untuk obat kanker adalah batang, daun, dan juga buahnya atau dalam bentuk jus. Buahnya bisa dimakan langsung, dibikin jus, atau daunnya direbus kemudian hasil rebusannya diminum.
"Bisa dengan cara minum jus buah sirsak atau dengan cara merebus 9 lembar daun sirsak dan minum air rebusan tersebut lalu dimonitor keadaannya. Biasanya nafsu makan akan meningkat dan pertumbuhan sel-sel kankernya akan terhambat," ungkap dr Hardhi.
Dia juga menjelaskan, sirsak mengandung senyawa saponin, polifenol, dan juga bioflavonoid yang memiliki khasiat sebagai antioksidan. Nah, cara membunuh sel kanker oleh sirsak inilah yang berbeda dengan herbal lainnya. Sirsak hanya membunuh sel-sel yang tumbuhnya abnormal atau sel-sel spesifik seperti radikal bebas yang ada sel-sel kankernya. Tapi sirsak tidak merusak sel-sel yang sehat.
Selain memiliki rasa yang enak, buah sirsak ini juga membantu memelihara kesehatan, mencegah penyakit, dan mengobati penyakit. Hal ini karena buah sirsak juga bisa menurunkan tekanan darah, anti-parasit, obat penenang yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh serta mengatasi depresi, radang sendi, dan juga untuk asam urat.
"Konsumsi buah sirsak ini harus digalakkan lagi agar tidak punah karena banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi buah ini," ujar dokter yang praktik di RSPAD Gatot Subroto ini.
Untuk di Indonesia, penelitian mengenai khasiat sirsak dan tanaman obat lainnya ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Dalam studi ini, RS Kanker Dharmais akan bekerja sama dengan Nanjing University of Chinese Medicine yang difasilitasi PDHMI. Dalam penelitian ini akan dilakukan terapi kombinasi antara obat-obatan dan juga herbal.
"MoU kerja sama ini sudah ditandatangani dan diperkirakan mulai bulan Desember sudah mulai dilakukan penelitian di Indonesia," imbuh dr Hardhi.
Dia menuturkan bahwa di Nanjing University, terapi kombinasi ini sudah dilakukan. Pasien-pasien kanker di sana tidak mengalami mual, rambut rontok, berat badan menurun, dan bisa tetap berjalan-jalan seperti biasa.
Terapi kombinasi ini diharapkan bisa mengurangi efek samping dari terapi standar kanker yang dilakukan, seperti kemoterapi, radiasi atau operasi, serta dapat mengurangi jumlah kemoterapi yang seharusnya dilakukan oleh si pasien.
Tumbuhan dan buah-buahan yang diketahui memiliki efek anti-kanker, seperti:
1. Tomat diketahui dapat mengobati kanker prostat, dengan cara mengonsumsi tomat yang sudah direbus.
2. Cabe merah diketahui dapat mencegah kanker usus besar jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama.
3. Biji anggur juga diketahui memiliki senyawa anti-kanker. Oleh karenanya, kalau mengonsumsi anggur, cari yang memiliki biji dan makan bersama kulitnya.
4. Daun sirih merah diketahui sebagai anti-kanker payudara dengan cara direbus.
5. Temulawak diketahui memiliki zat aktif cursil yang bersifat sebagai anti-inflamasi dan juga anti-kanker.
"Sebagian tumbuhan obat di Indonesia mengandung obat anti-kanker, seperti sitotoksin yang memiliki kemampuan untuk membunuh dan mendeteksi sel-sel yang tumbuhnya tidak normal. Senyawa-senyawa di dalam tumbuhan ini bisa berfungsi dalam bentuk gabungan, tapi ada juga yang single," ujarnya.
Sirsak diketahui bisa mencegah dan juga ampuh untuk mengobati beberapa jenis kanker. "Untuk sirsak sendiri telah diteliti dapat mengobati kanker usus besar (kolon), kanker paru-paru, kanker pankreas, kanker prostat, dan juga kanker buah dada (payudara)," ucap dr Hardhi Pranata, SpS, selaku Ketua Umum Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI).
Bagian sirsak yang bermanfaat untuk obat kanker adalah batang, daun, dan juga buahnya atau dalam bentuk jus. Buahnya bisa dimakan langsung, dibikin jus, atau daunnya direbus kemudian hasil rebusannya diminum.
"Bisa dengan cara minum jus buah sirsak atau dengan cara merebus 9 lembar daun sirsak dan minum air rebusan tersebut lalu dimonitor keadaannya. Biasanya nafsu makan akan meningkat dan pertumbuhan sel-sel kankernya akan terhambat," ungkap dr Hardhi.
Dia juga menjelaskan, sirsak mengandung senyawa saponin, polifenol, dan juga bioflavonoid yang memiliki khasiat sebagai antioksidan. Nah, cara membunuh sel kanker oleh sirsak inilah yang berbeda dengan herbal lainnya. Sirsak hanya membunuh sel-sel yang tumbuhnya abnormal atau sel-sel spesifik seperti radikal bebas yang ada sel-sel kankernya. Tapi sirsak tidak merusak sel-sel yang sehat.
Selain memiliki rasa yang enak, buah sirsak ini juga membantu memelihara kesehatan, mencegah penyakit, dan mengobati penyakit. Hal ini karena buah sirsak juga bisa menurunkan tekanan darah, anti-parasit, obat penenang yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh serta mengatasi depresi, radang sendi, dan juga untuk asam urat.
"Konsumsi buah sirsak ini harus digalakkan lagi agar tidak punah karena banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi buah ini," ujar dokter yang praktik di RSPAD Gatot Subroto ini.
Untuk di Indonesia, penelitian mengenai khasiat sirsak dan tanaman obat lainnya ini akan dilakukan dalam waktu dekat. Dalam studi ini, RS Kanker Dharmais akan bekerja sama dengan Nanjing University of Chinese Medicine yang difasilitasi PDHMI. Dalam penelitian ini akan dilakukan terapi kombinasi antara obat-obatan dan juga herbal.
"MoU kerja sama ini sudah ditandatangani dan diperkirakan mulai bulan Desember sudah mulai dilakukan penelitian di Indonesia," imbuh dr Hardhi.
Dia menuturkan bahwa di Nanjing University, terapi kombinasi ini sudah dilakukan. Pasien-pasien kanker di sana tidak mengalami mual, rambut rontok, berat badan menurun, dan bisa tetap berjalan-jalan seperti biasa.
Terapi kombinasi ini diharapkan bisa mengurangi efek samping dari terapi standar kanker yang dilakukan, seperti kemoterapi, radiasi atau operasi, serta dapat mengurangi jumlah kemoterapi yang seharusnya dilakukan oleh si pasien.
Tumbuhan dan buah-buahan yang diketahui memiliki efek anti-kanker, seperti:
1. Tomat diketahui dapat mengobati kanker prostat, dengan cara mengonsumsi tomat yang sudah direbus.
2. Cabe merah diketahui dapat mencegah kanker usus besar jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama.
3. Biji anggur juga diketahui memiliki senyawa anti-kanker. Oleh karenanya, kalau mengonsumsi anggur, cari yang memiliki biji dan makan bersama kulitnya.
4. Daun sirih merah diketahui sebagai anti-kanker payudara dengan cara direbus.
5. Temulawak diketahui memiliki zat aktif cursil yang bersifat sebagai anti-inflamasi dan juga anti-kanker.
"Sebagian tumbuhan obat di Indonesia mengandung obat anti-kanker, seperti sitotoksin yang memiliki kemampuan untuk membunuh dan mendeteksi sel-sel yang tumbuhnya tidak normal. Senyawa-senyawa di dalam tumbuhan ini bisa berfungsi dalam bentuk gabungan, tapi ada juga yang single," ujarnya.
Selasa, Oktober 05, 2010
[tip] Semangka, si Viagra Alami
BILA selama ini Anda berpikir bahwa semangka adalah buah yang hanya cocok untuk melegakan tenggorokan dan meredakan rasa haus, ini fakta yang harus Anda ketahui, buah segar kaya air ini memiliki kandungan yang juga terdapat pada obat Viagra yang memengaruhi pembuluh darah dan akhirnya mampu meningkatkan libido!
Hal itu diketahui melalui sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan dari India di Amrika Serikat. "Semakin dalam kami meneliti semangka, kami pun semakin terkagum-kagum akan khasiat buah ini dalam menyediakan nutrisi alami bagi tubuh manusia," kata Dr Bhimu Patil, Direktur Texas A&M's Fruit and Vegetable Improvement Center. "Selama ini, kita tentu tahu bahwa semangka memang menyehatkan, tapi semakin hari ternyata manfaat kesehatan semangka yang kami ketahui semakin banyak saja,� tambahnya.
Kandungan bermanfaat dalam semangka dan buah serta sayuran lainnya dikenal dengan nutrisi nabati secara alami mincul dalam zat yang bioaktif atau mampu bereaksi dengan tubuh manusia untuk memicu efek yang menyehatkan.
Citrulline
Adapun dalam semangka, nutrisi nabati itu antara lain lycopene, beta karoten, dan yang tak kalah penting citrulline. Citrulline diketahui mampu merelaksasikan pembuluh darah seperti halnya efek Viagra. Ketika semangka dimakan, citrulline berubah menjadi arginine melalui enzim tertentu.
Arginine adalah asam amino yang bekerja memperlancar sistem jantung dan sirkulasi serta mempertahakan sistem kekebalan tubuh. "Tak hanya itu, hubungan citrulline-arginine membantu menyehatkan jantung, sistem kekebalan tubuh, dan mungkin sangat membantu bagi mereka yang menderita obesitas dan diabetes tipe 2," kata Patil.
"Arginine meningkatkan oksida nitrat yang kan mengendurkan pembuluh darah, efek sama dilakukan Viagra, guna mengobati disfungsi ereksi dan mungkin mencegahnya," urai Patil.
Adapun mengenai masalah psikologis dan fisiologis yaang menyebabkan impotensi, ekstraoksida nitrat dapat membantu meningkatkan aliran darah yang turut membantu mengobati angina, tekanan darah tinggi, dan maslah kardiovaskular lainnya. "Manfaat semangka mungkin tidak sespesifik Viagra , tapi setidaknya ini merupakan cara alami dan tidak memiliki efek samping," kata Patil.
Tak hanya sampai di situ, arginine pada semangka juga membantu siklus urea dengan menghilangkan amonia dan senyawa beracun lainnya dari dalam tubuh kita. Citrulline diketahui lebih banyak terdapat pada bagian dekat kulit semangka daripada di dagingnya. (Pri/OL-06)
Hal itu diketahui melalui sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan dari India di Amrika Serikat. "Semakin dalam kami meneliti semangka, kami pun semakin terkagum-kagum akan khasiat buah ini dalam menyediakan nutrisi alami bagi tubuh manusia," kata Dr Bhimu Patil, Direktur Texas A&M's Fruit and Vegetable Improvement Center. "Selama ini, kita tentu tahu bahwa semangka memang menyehatkan, tapi semakin hari ternyata manfaat kesehatan semangka yang kami ketahui semakin banyak saja,� tambahnya.
Kandungan bermanfaat dalam semangka dan buah serta sayuran lainnya dikenal dengan nutrisi nabati secara alami mincul dalam zat yang bioaktif atau mampu bereaksi dengan tubuh manusia untuk memicu efek yang menyehatkan.
Citrulline
Adapun dalam semangka, nutrisi nabati itu antara lain lycopene, beta karoten, dan yang tak kalah penting citrulline. Citrulline diketahui mampu merelaksasikan pembuluh darah seperti halnya efek Viagra. Ketika semangka dimakan, citrulline berubah menjadi arginine melalui enzim tertentu.
Arginine adalah asam amino yang bekerja memperlancar sistem jantung dan sirkulasi serta mempertahakan sistem kekebalan tubuh. "Tak hanya itu, hubungan citrulline-arginine membantu menyehatkan jantung, sistem kekebalan tubuh, dan mungkin sangat membantu bagi mereka yang menderita obesitas dan diabetes tipe 2," kata Patil.
"Arginine meningkatkan oksida nitrat yang kan mengendurkan pembuluh darah, efek sama dilakukan Viagra, guna mengobati disfungsi ereksi dan mungkin mencegahnya," urai Patil.
Adapun mengenai masalah psikologis dan fisiologis yaang menyebabkan impotensi, ekstraoksida nitrat dapat membantu meningkatkan aliran darah yang turut membantu mengobati angina, tekanan darah tinggi, dan maslah kardiovaskular lainnya. "Manfaat semangka mungkin tidak sespesifik Viagra , tapi setidaknya ini merupakan cara alami dan tidak memiliki efek samping," kata Patil.
Tak hanya sampai di situ, arginine pada semangka juga membantu siklus urea dengan menghilangkan amonia dan senyawa beracun lainnya dari dalam tubuh kita. Citrulline diketahui lebih banyak terdapat pada bagian dekat kulit semangka daripada di dagingnya. (Pri/OL-06)
Kamis, September 23, 2010
[riset] Temuan Obat Baru Atasi Stroke
SETIAP tahunnya stroke membunuh sekitar 5,7 juta orang di seluruh dunia. Baru-baru ini dua peneliti, Harald Schmidt dari Belanda dan Christoph Kleinschnitz dari Jerman, menemukan sebuah enzim (NOX4) yang menyebabkan kematian sel-sel saraf akibat stroke.
Meskipun baru diujicobakan kepada tikus, kedua peneliti itu menemukan obat yang bisa mengurangi kerusakan sel-sel otak. Schmidt dan Kleinschnitz menyelidiki keterkaitan kerusakan jaringan setelah stroke dengan mekanisme yang disebut stres oksidatif, keadaan ketika spesies oksigen reaktif (ROS) terakumulasi dalam sel. Dalam penelitian yang dipublikasikan di Public Library of Science (PLoS) Biology itu Schmidt dan Kleinschnitz berfokus pada penemuan ROS, kemudian mencoba memblokir sumber ROS, yakni NOX4.
Untuk memblokir NOX4, peneliti menggunakan obat yang disebut VAS2870. Percobaan terhadap tikus menunjukkan obat itu dapat mengurangi kerusakan otak secara dramatis dan tidak menimbulkan kelainan apa pun.
"Tidak ada efek samping yang diperkirakan dapat muncul dari obat inhibitor NOX4 nantinya," kata Schmidt dari Maastricht University, Belanda.
Kleinschnitz dari Wurzburg University, Jerman, menambahkan bahwa kini perusahaan biotek Jerman Vasopharm mengembangkan obat tersebut. (*/Reuters/X-8)
Meskipun baru diujicobakan kepada tikus, kedua peneliti itu menemukan obat yang bisa mengurangi kerusakan sel-sel otak. Schmidt dan Kleinschnitz menyelidiki keterkaitan kerusakan jaringan setelah stroke dengan mekanisme yang disebut stres oksidatif, keadaan ketika spesies oksigen reaktif (ROS) terakumulasi dalam sel. Dalam penelitian yang dipublikasikan di Public Library of Science (PLoS) Biology itu Schmidt dan Kleinschnitz berfokus pada penemuan ROS, kemudian mencoba memblokir sumber ROS, yakni NOX4.
Untuk memblokir NOX4, peneliti menggunakan obat yang disebut VAS2870. Percobaan terhadap tikus menunjukkan obat itu dapat mengurangi kerusakan otak secara dramatis dan tidak menimbulkan kelainan apa pun.
"Tidak ada efek samping yang diperkirakan dapat muncul dari obat inhibitor NOX4 nantinya," kata Schmidt dari Maastricht University, Belanda.
Kleinschnitz dari Wurzburg University, Jerman, menambahkan bahwa kini perusahaan biotek Jerman Vasopharm mengembangkan obat tersebut. (*/Reuters/X-8)
Jumat, Mei 07, 2010
[riset] Kemangi Bunuh Kuman Kebal Antibiotik
PENELITI University of Brighton, Sussex Timur menemukan fakta bahwa kemangi bisa menjadi obat untuk mengatasi kuman penyakit Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA) yang menyebabkan 8.000 kematian per tahunnya.
Mereka menemukan bahwa ekstrak minyak dari tanaman ini bisa membunuh kuman tersebut dalam waktu dua jam. Temuan yang dipublikasikan di International Journal of Essential Oil Therapeutics ini diharapkan bisa menjadi langkah awal dalam pengembangan pengobatan baru untuk menghentikan penyebaran MRSA. Infeksi MRSA banyak terjadi di rumah sakit. Selain itu, MRSA sudah kebal terhadap antibiotik.
Sebagian besar orang, terang peneliti, membawa MRSA di permukaan kulit mereka. Akan tetapi, mereka akan terinfeksi saat menjalani proses operasi atau prosedur lain yang menusuk kulit.
"Hasil ini sangat menjanjikan. Dalam percobaan laboratorium, kami telah melihat bahwa minyak kemangi mempunyai efek yang sangat kuat terhadap MRSA," terang peneliti Dr Jonathan Caplin, seperti dikutip situs dailymail.co.uk, Kamis (6/5)."Sekarang diperlukan studi lebih lanjut untuk melihat efeknya dalam kasus sebenarnya."
Peneliti dari Brighton ini terpacu untuk melakukan penelitian saat Maggie Tisserand, direktur perusahaan Benchmark oils, meminta peneliti dari universitas tersebut untuk melakukan percobaan laboratorium dengan sejumlah minyak pilihan.
"Menariknya, minyak kemangi yang kami gunakan memenuhi standar aman digunakan daam masakan. Selain itu, percobaan pendahuluan telah menunjukkan bahwa minyak tersebut tidak menimbulkan efek saat bersentuhan dengan kulit," terang Tisserand.
Mereka menemukan bahwa ekstrak minyak dari tanaman ini bisa membunuh kuman tersebut dalam waktu dua jam. Temuan yang dipublikasikan di International Journal of Essential Oil Therapeutics ini diharapkan bisa menjadi langkah awal dalam pengembangan pengobatan baru untuk menghentikan penyebaran MRSA. Infeksi MRSA banyak terjadi di rumah sakit. Selain itu, MRSA sudah kebal terhadap antibiotik.
Sebagian besar orang, terang peneliti, membawa MRSA di permukaan kulit mereka. Akan tetapi, mereka akan terinfeksi saat menjalani proses operasi atau prosedur lain yang menusuk kulit.
"Hasil ini sangat menjanjikan. Dalam percobaan laboratorium, kami telah melihat bahwa minyak kemangi mempunyai efek yang sangat kuat terhadap MRSA," terang peneliti Dr Jonathan Caplin, seperti dikutip situs dailymail.co.uk, Kamis (6/5)."Sekarang diperlukan studi lebih lanjut untuk melihat efeknya dalam kasus sebenarnya."
Peneliti dari Brighton ini terpacu untuk melakukan penelitian saat Maggie Tisserand, direktur perusahaan Benchmark oils, meminta peneliti dari universitas tersebut untuk melakukan percobaan laboratorium dengan sejumlah minyak pilihan.
"Menariknya, minyak kemangi yang kami gunakan memenuhi standar aman digunakan daam masakan. Selain itu, percobaan pendahuluan telah menunjukkan bahwa minyak tersebut tidak menimbulkan efek saat bersentuhan dengan kulit," terang Tisserand.
Rabu, Maret 05, 2008
[tip] Kombucha, Minuman Kesehatan Dinasti Qin
Kombucha berasal dari bahasa Jepang terdiri dari dua suku kata yaitu “kombu” dan “cha”. “Kombu” adalah nama tumbuhan “brown seaweed” (Lami-naria japonica) selain digunakan untuk pembuatan teh juga sebagai “food stuff’ (bahan pangan). Sedangkan “cha” artinya teh. Namun telah terjadi “salah kaprah” dengan menyebut minuman teh hasil fermentasi tersebut sebagai teh kombucha.
Konon, dikenal sebagai minuman kesehatan sejak zaman Kaisar Jepang Inkyo pada tahun 415 sebelum masehi (SM) maupun Dinasti Qin di China sekitar tahun 250 SM.
Selanjutnya di introduksikan ke Rusia dan Ukraina pada akhir tahun 1800, dan mulai populer sebagai minuman kesehatan pada awal tahun 1900. Semula hanya dikenal di 4 negara dan masing-masing menyebutnya sebagai “tschambucco” (China), “olinka” (Rusia), “combuchu/kombucha” (Jepang), dan “tea-kwass” (Jerman).
Asam Organik
Teh fermentasi kombucha mengandung beberapa mikroorganisme menguntungkan yaitu Acetobacter xylinum, Bacterium glucocum, Acetobacter kategonum, Picha fermentans dan Sacha-romyces cerevisiae. Hasil fermentasinya berupa suspensi yang menghasilkan asam-asam organik (asam asetat, glukonat, glukoronat, glukarat, laktat, oksalat, sitrat, malat, usnat), asam-asam amino, antioksidan, enzim, bahan antibiotik, selenium dan polifenol.
Selain itu juga mengandung vitamin C, B 12, B3 dan B 1. Berdasarkan kandungan nutrisi tersebut, maka berperan dalam memfasilitasi keseimbangan pH darah, harmonisasi metabolisme, dan melancarkan sistem pencernaan sehingga dapat mencegah terjadinya sembelit.
Disamping itu juga bermanfaat sebagai terapi penyembuhan penderita stres mental, arteriosclerosis, arthritis/nyeri tulang, kanker tahap awal, memperkuat daya kekebalan tubuh terhadap infeksi, meningkatkan regenerasi sel, serta mampu mengikat racun (proses detoksifikasi) dan mengeluarkannya melalui urine.
Minuman itu juga memiliki aktivitas antimikroba yang mampu menghambat pertumbuhan Shigella sonmei, E. coli dan Salmonella pullor-um, karena adanya bahan bioaktif misalnya asam glukoronat, dan polifenol.
Dengan demikian, kombucha dapat pula diberikan sebagai ‘’feed additive’’ atau antibiotik alami dalam minuman unggas untuk mencegah penyakit pullorum sehingga dapat dihasilkan produk peternakan unggas (ayam) yang sehat dan aman.
Hasil penelitian penulis bersama Dr. Novik Nurhidayat, menunjukkan bahwa pemberian SFAS (istilah lain yang kami gunakan untuk teh kombucha) dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman, karena adanya asam-asam organik dapat meningkatkan serapan nutrien. Dengan demikian teh kombucha bermanfaat untuk menjaga kesehatan secara umum, baik untuk manusia, ternak maupun tanaman.
Kombucha banyak diproduksi dalam skala rumah tangga untuk kebutuhan sendiri maupun dijual sebagai minuman kesehatan tradisional. Cara pembuatannya mudah, namun harus dikerjakan secara hygienis dengan peralatan yang bersih dan aman untuk kesehatan. Sebaiknya menggunakan toples gelas atau stainless steel. Hindarkan penggunaan peralatan berbahan logam (kecuali stainless steel) sebagai kontainer maupun alat pengaduk, karena asam yang terbentuk dalam proses fermentasi akan bereaksi dengan logam tersebut.
Demikian juga hindarkan penggunaan kontainer yang terbuat dari polyvinylchlorida (PVC) atau polystyrene. Resep untuk pembuatan minuman kombucha sebagai berikut :
1) Ekstraksi teh; 5 gram daun teh hijau/ teh hitam/’’herbal tea’’ (sekitar 2 sendok teh) dimasukkan ke dalam toples gelas (kontainer) berisi satu liter air mendidih, biarkan selama 15 menit kemudian disaring untuk memisahkan ampas daun teh.
Segera tambahkan 70 - 100 gram gula pasir (sekitar 3 - 5 sendok makan), kemudian diaduk hingga larut sempurna dan biarkan dingin pada temperatur 20 - 25∞C (karena kultur mikroba akan mati bila di inokulasikan pada larutan yang panas).
Untuk menghindarkan larutan teh tersebut dari gangguan semut, lalat, nyamuk dan debu, tutuplah permukaan toples dengan menggunakan kain yang porous dan diikat erat.
2) Inokulasi; masukkan kultur mikroba kombucha sebagai starter ke dalam larutan teh yang sudah dingin tersebut, kemudian ditutup lagi dengan kain yang porous dan diikat erat. Kain penutup harus porous untuk memudahkan sirkulasi udara, sehingga kultur mikroba masih dapat bernafas. Tetapi tidak terlalu porous karena dapat menyebabkan semut, lalat dan polutan lainnya masuk ke dalam larutan tersebut.
Selanjutnya disimpan selama 8 - 12 hari pada suhu kamar dalam kondisi tenang tidak ada goncangan/ getaran/ tidak di pindah-pindah, serta hindarkan dari sinar matahari secara langsung.
4) Pemisahan dan penyaring-an; lapisan selulosa berupa pi-ringan bulat berlapis-lapis seperti pancake putih kenyal (yang terbentuk selama proses fermentasi) dipisahkan dari seduhan teh fermentasi tersebut kemudian bersihkan dengan air mengalir dan simpan dalam toples lainnya (dapat digunakan sebagai starter untuk pembuatan berikutnya).
Seduhan teh hasil fermentasi tersebut disaring supaya bersih dari residu fermentasi, sisihkan 10 % sebagai starter untuk pembuatan berikutnya. Teh kombucha siap dikonsumsi, atau dapat pula disimpan dalam botol tertutup rapat dan simpan dalam temperatur dingin. Aturan minum 3 gelas per hari (1 gelas = 0,1 liter) yaitu sebelum makan pagi, kemudian sesudah makan siang dan sesaat sebelum tidur malam. Bentangan rasa teh kombucha ini berkisar dari rasa apel juice yang manis atau pear juice sampai dengan rasa cuka apel.
Aroma dan rasa asam bervariasi dikendalikan oleh lamanya waktu fermentasi, serta komposisi / banyaknya gula dan teh yang dibuat. Semakin lama waktu fermentasi (lebih dari 12 hari) akan dihasilkan semakin asam, dan ini kurang baik bagi kesehatan. (13) (disitasi dari beberapa pustaka)
Dr. Ir.Dwi Retno Lukiwati, MS, Fakultas Peternakan Undip
Sumber: SuaraMerdeka
Rabu, Januari 23, 2008
[tip] Dokter Saja Minum Kombucha
Lubang-lubang gigi menganga mendatangkan derita tersendiri bagi Dr Henry Naland SpB (K) Onk. Bakteri Streptococus viridans yang bersarang diam-diam menjalar ke dalam tubuh ahli bedah tumor di RS Mitra Internasional, Jatinegara itu. Efeknya18 tahun kemudian. Aksi bakteri penyebab berbagai penyakit itu membuat nyeri di lutut sehingga membuatnya sulit bergerak dan mendatangkan derita sakit menyiksa. Tak dinyana, konsumsi kombucha-sebutan jamur dipo di Jepang-memberi kesembuhan setelah 8 tahun penderitaan.
Kisah sedih itu bermula di akhir 1990. Saat menaiki tangga ke ruangan pasien di lantai empat rumahsakit, tiba-tiba tuk... tuk... tuk, lututnya berbunyi. Selain berbunyi, persendian lutut juga memberi rasa nyeri tak tertahankan. Padahal usia saya masih tergolong muda, tak mungkin penyakit tulang bisa bersarang, ujar pria kelahiran 61 tahun silam itu. Apalagi ia terbiasa berolahraga jalan cepat sejauh 5 km setiap pagi.
Awalnya dokter spesialis bedah tumor dari Eppendorf Hospital serta Krankenhaus Altona Hospital, Hamburg, Jerman, itu mengira hanya kelelahan akibat mengurus pasien-pasiennya yang terus bertambah. Namun, kian lama bagian lutut dan telapak kaki terasa lebih nyeri saat berjalan. Makanya, ia tak mampu berjalan lama. Jika dipaksakan, telapak kaki terasa panas seperti menginjak bara api. Hobinya berjalan cepat pun harus ditinggalkan.
Cepat lelah
Setelah berkonsultasi dengan ahli rematoid, obat-obatan seperti Voltaren, Surgam, Felden, dan Pronefid menjadi teman setia saat berpergian. Ia didiagnosis menderita rheumatoid arthritis. Koloni bakteri yang menumpuk pada beberapa gigi berlubang saat berusia 27 tahun diduga sebagai penyebab utama. Menurut dr Yoga I Kasjmirj, ahli rematoid di Rumahsakit Cipto Mangun Kusumo, Jakarta, penyebab-penyebab penyakit rematik adalah penimbunan asam urat, infeksi bakteri, cendawan maupun virus, dan kelainan sistem kekebalan tubuh.
Walau rutin mengkonsumsi dan mengoleskan obat-obatan, gangguan sendi tak jua sirna. Kerap dirasakan derita nyeri menjalar ke seluruh tubuh. Badan Henry terasa kram sehingga daya tahan turun drastis. Ia didera lesu dan lelah berkepanjangan. Padahal, profesi sebagai ahli bedah tumor di Rumahsakit Mitra Internasional, Jatinegara dan Omni Medical Center, Pulomas itu menuntut staminanya tetap prima setiap saat panggilan datang. Apa daya rematik telanjur singgah di tubuh.
Selama 8 tahun Henry hidup berdampingan dengan penyakit. Bila sedikit saja khilaf lantaran bekerja terlalu lama, sang penyebab penyakit tak segan protes dengan menjalarkan rasa nyeri teramat sangat di beberapa bagian tubuh. Rasa takut ketergantungan terhadap bahan kimia mengurungkan niatnya untuk mengkonsumsi berbagai obat-obatan maupun injeksi. Apalagi NSAID (Non Steroidal Anti Inflamatory Drugs) bisa berbahaya bagi ginjal dan lambung jika diasup terus-menerus, kata pria kelahiran 20 Mei 1945 itu.
Serat mengapung
Kesabaran menahan penderitaan menghadiahinya titik terang. Akhir 1998 saat musim hujan pertama hadir di November memberi berkah tersendiri bagi bungsu 10 bersaudara itu. Sang istri yang bertandang ke rumah temannya membawa buah tangan berupa stoples berisi cairan teh manis dan serat mengapung.
Kata teman airnya bisa menyembuhkan rematik, kamu mau coba ngga, kata Henry sambil mengulangi perkataan istrinya saat itu. Lantaran tak percaya dengan herbal, ia tak menggubris tawaran itu. Lama-kelamaan, pria kelahiran Bogor itu berpikir tak ada ruginya mencicipi. Toh herbal tak ada efek samping, walaupun jamur dipo itu masih asing.
Jamur dipo merupakan jamur asal koloni organisme ragi dan bakteri, berbentuk lembaran gelatin berwarna putih berketebalan antara 0,5-1,5 cm. Bagian atas berupa selaput tipis licin. Jamur dipo berarti benteng. Jamur yang tumbuh di larutan teh manis itu diyakini bisa membentengi manusia dari berbagai penyakit.
Sepuluh hari pertama, anggota Asosiasi Pengembang Tanaman Obat Indonesia itu kian bugar. Kombucha menghilangkan rasa lemas dan nyeri pada otot serta saraf. Dosis pun ditingkatkan menjadi setengah gelas diminum dua kali sehari. Rasa nyeri yang biasa muncul perlahan hilang dan staminanya meningkat pesat. Semangat hidup pun kembali ia miliki.
Teman-teman sejawat melihat perubahan wajah saya, lebih segar, muda, dan lebih ceria, kata ayah 2 anak itu. Kemudian, dosisnya menjadi satu gelas penuh dua kali sehari sebanyak 400-600 ml. Aktivitasnya tak lagi terganggu, ia kembali ke rutinitasnya memeriksa pasien hingga larut malam dan melanjutkan hobinya berjalan cepat sejauh 5 km di pagi buta setiap hari.
Air kemasan
Lantaran mendapat hadiah sembuh, dokter yang kini bergabung dengan Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembangan Kesehatan Tradisional Timur (PDPKT) itu kerap merekomendasikan kombucha kepada rekan-rekannya. Bahkan, sejak empat tahun silam Henry mulai membuat air kemasan hasil fermentasi jamur kombucha.
Cara membuatnya, satu liter air mendidih diberi 4 kantong teh celup. Setelah didiamkan 15 menit, diberi 4-5 sendok gula dan diaduk. Setelah larutan teh dingin, dimasukan ke dalam stoples kaca sekaligus bibit jamur kombucha. Stoples ditutup kain bersih dan diikat karet gelang. Lantas jamur dipo disimpan pada ruangan bersuhu 22-30oC selama 7-10 hari. Setelah itu airnya dituai.
Salah satu kolega yang menuai sehat berkat air kombucha adalah dr Embing Syamsudin SpAn, dokter spesialis anesthesia di Rumahsakit Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat. Pria berusia 52 tahun itu kerap merasa bagian tumit kirinya sakit setelah berolahraga tenis yang dijalaninya 3 kali seminggu. Setelah 2 jam mengayun raket, rasa ngilu di telapak kaki mulai merongrong. Bahkan tak jarang nyeri itu juga menjalar ke lutut kiri.
Anjuran dr Henry Naland mengkonsumsi larutan jamur dipo langsung diterima. Sebab, kombucha tak asing bagi alumnus Universitas Indonesia itu. Sekitar 4-5 tahun lalu, jamur kombucha telah marak di Belanda sebagai panasea, penyembuh berbagai penyakit. Bahkan sudah ada komunitas pencinta kombucha, kata Embing yang mengikuti perkembangan kombucha melalui dunia maya.
Pria berusia 52 tahun itu mengkonsumsi 400 ml air kombucha per hari. Awalnya terasa kembung, kata Embing. Hal itu terjadi lantaran ia mengkonsumsinya pada saat perut kosong. Setelah 2 minggu mengkonsumsi, semua keluhan berupa nyeri kaki sehabis bermain tenis itu akhirnya minggat, tak pernah diderita lagi.
Lantaran merasakan khasiat kombucha, dokter yang juga berpraktek di Rumahsakit Mitra Internasional itu tak putus mengkonsumsi selama 2 tahun. Embing hanya salah satu kolega yang setia dengan kombucha. Menurut Henry, terdapat lebih dari 10 dokter mengkonsumsi kombucha untuk kebugaran maupun penyembuhan penyakit.
Kaya B1
Keampuhan kombucha bagi kalangan dokter memang tak perlu disangkal lagi. Pada 414 SM, Kombu, sang tabib menyembuhkan Inkyo, Kaisar Jepang yang menderita sembelit berkepanjangan. Itulah awal penggunaan kombucha hingga sekarang dikenal sebagai penyembuh 1.001 penyakit.
Menurut Kadarisman, herbalis di Depok, Jawa Barat, keampuhan kombucha mengatasi penyakit lantaran kandungan kimiawi lengkap. Penyakit rematik dapat sirna lantaran kombucha kaya vitamin B1. Vitamin yang kerap disebut thiamin itu memperbaiki metabolisme karbohidrat dalam pembentukan energi serta mencegah penumpukan cairan di jaringan kaki maupun persendian. Selain itu asupan kombucha juga meningkatkan kandungan asam kondroitin sulfat, bagian dari tulang rawan pelapis permukaan sendi yang berperan menjaga kesehatan dan keutuhan persendian.
Kandungan lainnya, asam hyaluronidase. Asam yang juga berada di sendi itu berperan sebagai pelumas sehingga fungsi sendi tetap terjaga baik. Setelah konsumsi kombucha, jumlahnya semakin meningkat, sehingga persendian yang aus bisa kembali lentur. Sintesis asam ini biasanya diinjeksikan langsung ke tubuh pasien rematik agar nyeri dan pegal langsung lenyap. Senyawa-senyawa berguna itu kini lengkap dijumpai di kombucha. Jadi Henry dan Embing pun setia meminumnya setiap hari. (Vina Fitriani).
Sumber: http://trubus-online.com/Backup2/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=&artid=541
Kisah sedih itu bermula di akhir 1990. Saat menaiki tangga ke ruangan pasien di lantai empat rumahsakit, tiba-tiba tuk... tuk... tuk, lututnya berbunyi. Selain berbunyi, persendian lutut juga memberi rasa nyeri tak tertahankan. Padahal usia saya masih tergolong muda, tak mungkin penyakit tulang bisa bersarang, ujar pria kelahiran 61 tahun silam itu. Apalagi ia terbiasa berolahraga jalan cepat sejauh 5 km setiap pagi.
Awalnya dokter spesialis bedah tumor dari Eppendorf Hospital serta Krankenhaus Altona Hospital, Hamburg, Jerman, itu mengira hanya kelelahan akibat mengurus pasien-pasiennya yang terus bertambah. Namun, kian lama bagian lutut dan telapak kaki terasa lebih nyeri saat berjalan. Makanya, ia tak mampu berjalan lama. Jika dipaksakan, telapak kaki terasa panas seperti menginjak bara api. Hobinya berjalan cepat pun harus ditinggalkan.
Cepat lelah
Setelah berkonsultasi dengan ahli rematoid, obat-obatan seperti Voltaren, Surgam, Felden, dan Pronefid menjadi teman setia saat berpergian. Ia didiagnosis menderita rheumatoid arthritis. Koloni bakteri yang menumpuk pada beberapa gigi berlubang saat berusia 27 tahun diduga sebagai penyebab utama. Menurut dr Yoga I Kasjmirj, ahli rematoid di Rumahsakit Cipto Mangun Kusumo, Jakarta, penyebab-penyebab penyakit rematik adalah penimbunan asam urat, infeksi bakteri, cendawan maupun virus, dan kelainan sistem kekebalan tubuh.
Walau rutin mengkonsumsi dan mengoleskan obat-obatan, gangguan sendi tak jua sirna. Kerap dirasakan derita nyeri menjalar ke seluruh tubuh. Badan Henry terasa kram sehingga daya tahan turun drastis. Ia didera lesu dan lelah berkepanjangan. Padahal, profesi sebagai ahli bedah tumor di Rumahsakit Mitra Internasional, Jatinegara dan Omni Medical Center, Pulomas itu menuntut staminanya tetap prima setiap saat panggilan datang. Apa daya rematik telanjur singgah di tubuh.
Selama 8 tahun Henry hidup berdampingan dengan penyakit. Bila sedikit saja khilaf lantaran bekerja terlalu lama, sang penyebab penyakit tak segan protes dengan menjalarkan rasa nyeri teramat sangat di beberapa bagian tubuh. Rasa takut ketergantungan terhadap bahan kimia mengurungkan niatnya untuk mengkonsumsi berbagai obat-obatan maupun injeksi. Apalagi NSAID (Non Steroidal Anti Inflamatory Drugs) bisa berbahaya bagi ginjal dan lambung jika diasup terus-menerus, kata pria kelahiran 20 Mei 1945 itu.
Serat mengapung
Kesabaran menahan penderitaan menghadiahinya titik terang. Akhir 1998 saat musim hujan pertama hadir di November memberi berkah tersendiri bagi bungsu 10 bersaudara itu. Sang istri yang bertandang ke rumah temannya membawa buah tangan berupa stoples berisi cairan teh manis dan serat mengapung.
Kata teman airnya bisa menyembuhkan rematik, kamu mau coba ngga, kata Henry sambil mengulangi perkataan istrinya saat itu. Lantaran tak percaya dengan herbal, ia tak menggubris tawaran itu. Lama-kelamaan, pria kelahiran Bogor itu berpikir tak ada ruginya mencicipi. Toh herbal tak ada efek samping, walaupun jamur dipo itu masih asing.
Jamur dipo merupakan jamur asal koloni organisme ragi dan bakteri, berbentuk lembaran gelatin berwarna putih berketebalan antara 0,5-1,5 cm. Bagian atas berupa selaput tipis licin. Jamur dipo berarti benteng. Jamur yang tumbuh di larutan teh manis itu diyakini bisa membentengi manusia dari berbagai penyakit.
Sepuluh hari pertama, anggota Asosiasi Pengembang Tanaman Obat Indonesia itu kian bugar. Kombucha menghilangkan rasa lemas dan nyeri pada otot serta saraf. Dosis pun ditingkatkan menjadi setengah gelas diminum dua kali sehari. Rasa nyeri yang biasa muncul perlahan hilang dan staminanya meningkat pesat. Semangat hidup pun kembali ia miliki.
Teman-teman sejawat melihat perubahan wajah saya, lebih segar, muda, dan lebih ceria, kata ayah 2 anak itu. Kemudian, dosisnya menjadi satu gelas penuh dua kali sehari sebanyak 400-600 ml. Aktivitasnya tak lagi terganggu, ia kembali ke rutinitasnya memeriksa pasien hingga larut malam dan melanjutkan hobinya berjalan cepat sejauh 5 km di pagi buta setiap hari.
Air kemasan
Lantaran mendapat hadiah sembuh, dokter yang kini bergabung dengan Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembangan Kesehatan Tradisional Timur (PDPKT) itu kerap merekomendasikan kombucha kepada rekan-rekannya. Bahkan, sejak empat tahun silam Henry mulai membuat air kemasan hasil fermentasi jamur kombucha.
Cara membuatnya, satu liter air mendidih diberi 4 kantong teh celup. Setelah didiamkan 15 menit, diberi 4-5 sendok gula dan diaduk. Setelah larutan teh dingin, dimasukan ke dalam stoples kaca sekaligus bibit jamur kombucha. Stoples ditutup kain bersih dan diikat karet gelang. Lantas jamur dipo disimpan pada ruangan bersuhu 22-30oC selama 7-10 hari. Setelah itu airnya dituai.
Salah satu kolega yang menuai sehat berkat air kombucha adalah dr Embing Syamsudin SpAn, dokter spesialis anesthesia di Rumahsakit Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat. Pria berusia 52 tahun itu kerap merasa bagian tumit kirinya sakit setelah berolahraga tenis yang dijalaninya 3 kali seminggu. Setelah 2 jam mengayun raket, rasa ngilu di telapak kaki mulai merongrong. Bahkan tak jarang nyeri itu juga menjalar ke lutut kiri.
Anjuran dr Henry Naland mengkonsumsi larutan jamur dipo langsung diterima. Sebab, kombucha tak asing bagi alumnus Universitas Indonesia itu. Sekitar 4-5 tahun lalu, jamur kombucha telah marak di Belanda sebagai panasea, penyembuh berbagai penyakit. Bahkan sudah ada komunitas pencinta kombucha, kata Embing yang mengikuti perkembangan kombucha melalui dunia maya.
Pria berusia 52 tahun itu mengkonsumsi 400 ml air kombucha per hari. Awalnya terasa kembung, kata Embing. Hal itu terjadi lantaran ia mengkonsumsinya pada saat perut kosong. Setelah 2 minggu mengkonsumsi, semua keluhan berupa nyeri kaki sehabis bermain tenis itu akhirnya minggat, tak pernah diderita lagi.
Lantaran merasakan khasiat kombucha, dokter yang juga berpraktek di Rumahsakit Mitra Internasional itu tak putus mengkonsumsi selama 2 tahun. Embing hanya salah satu kolega yang setia dengan kombucha. Menurut Henry, terdapat lebih dari 10 dokter mengkonsumsi kombucha untuk kebugaran maupun penyembuhan penyakit.
Kaya B1
Keampuhan kombucha bagi kalangan dokter memang tak perlu disangkal lagi. Pada 414 SM, Kombu, sang tabib menyembuhkan Inkyo, Kaisar Jepang yang menderita sembelit berkepanjangan. Itulah awal penggunaan kombucha hingga sekarang dikenal sebagai penyembuh 1.001 penyakit.
Menurut Kadarisman, herbalis di Depok, Jawa Barat, keampuhan kombucha mengatasi penyakit lantaran kandungan kimiawi lengkap. Penyakit rematik dapat sirna lantaran kombucha kaya vitamin B1. Vitamin yang kerap disebut thiamin itu memperbaiki metabolisme karbohidrat dalam pembentukan energi serta mencegah penumpukan cairan di jaringan kaki maupun persendian. Selain itu asupan kombucha juga meningkatkan kandungan asam kondroitin sulfat, bagian dari tulang rawan pelapis permukaan sendi yang berperan menjaga kesehatan dan keutuhan persendian.
Kandungan lainnya, asam hyaluronidase. Asam yang juga berada di sendi itu berperan sebagai pelumas sehingga fungsi sendi tetap terjaga baik. Setelah konsumsi kombucha, jumlahnya semakin meningkat, sehingga persendian yang aus bisa kembali lentur. Sintesis asam ini biasanya diinjeksikan langsung ke tubuh pasien rematik agar nyeri dan pegal langsung lenyap. Senyawa-senyawa berguna itu kini lengkap dijumpai di kombucha. Jadi Henry dan Embing pun setia meminumnya setiap hari. (Vina Fitriani).
Sumber: http://trubus-online.com/Backup2/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=&artid=541
Jumat, Desember 07, 2007
[tip] Cara Membuat Minuman Kombucha Tea
Bahan:* Kombucha culture (the ferment)
* 70 - 100 g (2.5- 3 ounce ) gula putih untuk satu liter air
* 2 sendok teh hijau/hitam untuk satu liter air
Alat:
* Tempat memasak air
* Toples
* Kain penutup toples
Prosedure untuk membuat Kombucha:

1. Buat teh dengan cara biasa. Untuk per liter air, tambahkan 2 sdt teh hijau/hitam kedalam air yang baru mendidih. Anda juga bisa gunakan teh-celup. Biarkan teh mengembang selama 15 minutes. Teh hijau dan hitam berasal dari teh yang sama, hanya cara prosesnya yang beda; teh hijau tidak difermentasikan. Dokter Jepang menemukan bahwa teh hijau bisa menghindari tumbuhnya. Saya sarankan memakai teh hijau untuk membuat minuman KT. Jika anda tidak ingin menggunakan teh hijau atau hitam, anda juga bisa menggunakan Herbal Tea.
2. Saring teh atau pisahkan teh celupnya dari air.
3. Tambahkan 70 - 100 gram (lebih kurang 2- 3 ounces) gula putih untuk satu liter air teh. Aduk. Satu sendok makan gula setara 20 gram (0.7 ounce).
4. Biarkan cairan teh yang sudah mengandung gula tersebut dingin menyamai temperatur ruangan tidak lebih tinggi dari 20 - 25 derajat Celcius = 68° - 77° F (suam-suam kuku). Koloni Kombucha akan mati bila berada dalam cairan yang panas.
5. Bila teh sudah sama dengan temperatur ruangan, masukkan kedalam toples, atau tempat/wadah dari Stainless Steel. Yang dari Gelas adalah yang terbaik. Metal/besi selain Stainless Steel akan tidak memuaskan hasilnya karena asam (acids) yang terbentuk akan bereaksi pada metal. Anda boleh juga memakai bahan sintetis tingkat tinggi (masuk kelompok polylefine, seperti polyethylene (PE) atau polypropylene. Anggur dan Cider disimpan dalam tempat yang terbuat dari tempat yg terbuat dari bahan tingkat tinggi. Namun, anda harus menghindarkan memakai tempat/wadah yang terbuat dari polyvinylchloride (PVC) atau polystyrene.
6. Bila anda mempersiapkan minuman KT untuk pertama kalinya, tambahkan cairannya dengan KT Colony. Untuk pemakaian selanjutnya, selalu tambahkan 10% dari KT yang akan dibuat sebagai “cairan pemula”.
7. Taruh KT Colony kedalam toples berisi KT Colony.8. Tutup tempat fermentasi dengan dengan kain yang rapat, agar semut, lalat dan nyamuk, debu atau pollutan lainnya tidak bisa masuk. Yang penting udara bisa mengalir dengan bebas. Ikat mulut toples dengan karet.
9. Fermentasi berlangsung sekitar 8 - 12 hari, tergantung suhu. Lebih hangat temperatur ruangan, lebih cepat proses fermentasinya. Periode 8 - 12 hari diberikan hanya sebgai pedoman. Kombucha Colony memerlukan tempat yang tenang dan hangat dan tidak boleh digoyang dan dipindah-pindah. Temperatur teh tidak boleh berada dibawah 68 derajad F (= 20 derajad C) dan tidak boleh lebih dari 86 derajad F (=30 derajad C). Temperatur idealnya adalah 74- 80 derajad F (=23 - 27 derajad C). Sinar tidak diperlukan. KT Colony bisa bekerja dalam kegelapan. KT colony akan rusak bila terkena sinar matahari. Selama proses fermentasi, gula akan terurai oleh ragi (yeast) dan berubah menjadi gas (CO2) dan berbagai organic acids dan compound yang lain. Ini adalah kombinasi dari sejumlah proses yang memberikan rasa khas minuman Kombucha. Pada awal fermentasi masih manis, namun kemudian hilang karena gula terurai. Pada waktu bersamaan, rasa asam muncul untuk tumbuh sebagai sebuah hasil dari kegiatan bakteri, sehingga ada proses transisi dari rasa manis ke rasa asam/kelat. Jika ingin rasa yang agak sedikit manis, fermentasi dapat dihentikan lebih awal. Untuk rasa yang lenbih asam, ferementasi harus lebih lama.
10. Bila teh telah mencapai tingkat keasaman yang benar (pH 2,7 - 3,2), yang tergantung pada cita-rasa individu, ambil KT colony dengan tangan yang bersih. Bersihkan KT colony dibawah air ledeng atau air suam-suam kuku. Isi air teh yang sudah disiapkan kedalam tempat/wadah/toples dan segera masukkan KT colony. Jaga temperatur air tehnya. Tuangkan air teh Kombucha yang sudah jadi, kedalam botol, yang harus diisi. Sisakan seperpuluh (10%) bagian untuk keperluan pembuatan Kombucaha Tea berikutnya. Tutup botol dengan rapat. Saya fikir tidak perlu menyaring minuman yang sudah terfermentasi. Adalah normal bila ada sisa-sisa zat didasar toples fermentasi. Ini disebabkan pertumbuhan ragi, yang menghasilkan minuman KT. Ragi tersebut memiliki efek positif yang diinginkan bagi organisme tubuh.11. Untuk memperoleh kepuasan maksimal dari minuman ini, biarkan minuman ini sekitar beberapa hari (sekurang-kurangnya 5 hari) setelah ditaroh dalam botol. Kegiatan bakteri terhenti karena minuman yang didalam botol tanpa udara, sementara raginya terus bekerja. Jika botol benar-benar tertutup dengan baik, gas yang dihasilkan oleh kegiatan ragi, tidak bisa keluar. Sehingga minuman yang berbuih halus dihasilkan. Dan cukup diperlukan beberapa hari dan the Kombucha beverage, namun minuman akan bertahan selama beberapa bulan. Jangan bimbang: pada waktu ragi akan menghentikan produksi gas . Dianjurkan untuk menyimpan minuman ditempat yang dingin.
12. Minuman ini memilki rasa yang enak. Menyegarkan, sedikit kecut. Minumlah tiga gelas sehari; satu gelas (4 to 6 ounces atau lebih) pada waktu perut kosong dipagi hari, gelas kedua setelah makan siang dan gelas ketiga pada saat menjelang tidur.13. Setiap kali proses fermentasi, jangan lupa untuk menambahkan 10 % minuman KT ke cairan teh.
Hal-Hal Penting Yang Perlu Diketahui
Kadang-kadang Kombucha Culture terapung, dan kadang-kadang ia tenggelam. Keduanya OK. Bila Kombucha Culture tenggelam namun kombucha culture yang baru akan mulai tumbuh dipermukaan.Untuk keterangan lengkapnya, silahkan lihat halaman 33 dari buku saya. Kombucha culture perlu waktu untuk menghasilkan dirinya kembali.
Ia mulai dengan lapisan sangat tipis. Lebih lama anda biarkan dengan tenang, maka ia akan semakin berkembang jadi lebih tebal. Karena mengembangkan sebuah Kombucha culture yang baru memerlukan waktu, anda harus memisahkannya dari minuman Kombucha tea yang akan diminum.Biarkan Kombucha culture yang baru tumbuh dipermukaan cairan 3 s/d 5 minggu.
Kombucha culture tumbuh dan menutupi semua permukaan cairan teh. Pada saat tumbuh dipermukaan teh, Kombucha culture menebal secara bertahap dan perlahan.
Kombucha culture akan berupa gabungan lapisan yang mudah dipisah. Setiap lapisan dapat dipakai secara terpisah untuk membuat Kombucha tea yang baru. Jika Kombucha culture tenggelam dalam toples, sebuah kombucha culture yang baru akan terbentuk dipermukaan teh. Dengan cara seperti ini, Kombucha culture akan memperbanyak dirinya sampai warnanya berubah menjadi warna cokelat. Bila sudah jadi cokelat warnanya dan kotor, buang saja dan ganti dengan yang baru. Sehingga Kombucha culture yang unik ini bisa memberi anda dan keluarga anda dengan persediaan Kombucha Tea secara terus-menerus dengan biaya sangat murah.Source: http://www.kombu.de/anl-ind.htm
[tip] Kombucha Teh Panjang Usia
Warga Baghdad punya 1001 kebanggaan pada kotanya yang dijuluki "Kota 1001 Malam". Segudang kebanggaan juga dinikmati oleh teh kombucha. Teh hasil fermentasi ini diketahui memiliki beragam khasiat. Banyak orang lalu menyebutnya sebagai "Teh 1001 Manfaat". Ada juga yang menjulukinya, "Teh Panjang Usia".
Anda yang baru pertama kali mendengar namanya, mungkin bertanyatanya, apa beda teh kombucha dengan teh poci, teh tubruk, dan teh-teh lainnya?
Minuman kesehatan kombucha itu sebenarnya teh juga, tapi mendapat pengolahan tambahan berupa proses peragian atau fermentasi menggunakan jamur kombucha. Proses peragiannya mirip dengan proses penciptaan yoghurt, yang dihasilkan dari fermentasi susu dengan bibit ragi yoghurt.
Jamur kombucha sendiri bukan jamur beneran. Ia koloni dari hasil simbiosis antara ragi dan berbagai bakteri, yang dikenal dengan singkatan "scoby" (symbiotic colony of bacteries and yeasts). Jamur itu akan mengolah air teh gula, sehingga menghasilkan zat-zat atau senyawa yang berguna bagi kesehatan tubuh. Larutan kombucha juga mengandung beragam bakteri dan ragi hidup yang juga memiliki banyak manfaat.
Beda dengan kebanyakan obat dan ramuan herbal yang berbau tidak sedap dan rasanya bikin perut mual, kombucha justru bercita rasa istimewa. "Rasanya mirip jus apel bersoda, benar-benar menyegarkan," ucap Zulaiha, ibu rumahtangga yang secara berkala minum teh kombu untuk menjaga kebugaran tubuhnya. "Pokoknya, sekali mencoba, tak akan pernah lupa," goda Zulaiha.
Kaisar sembelit
Keberadaan kombucha dikenal hampir di seluruh dunia. Hanya panggilannya saja yang berbeda-beda.Ada yang menyebutnya manchurian tea mushroom, fungus japonicum, olinka, kargasok tea, tea kwas, heldenpize, zauberpilze, olga tea, atau mogu tea. Sedangkan di Jawa orang biasa menyebutnya jamur dipo atau jamur super. Nama mana yang mau Anda pakai, silakan pilih sendiri.
Kata kombucha konon diambil dari sebuah peristiwa. Suatu kali Kaisar Inkyo dari Jepang menderita sembelit berat. Betapa tersiksanya sang kaisar harus memerintah kerajaan dalam keadaan menderita bertahun-tahun. Makanya, dia senang alang kepalang, ketika pada tahun 414 M, ramuan ajaib seorang tabib Koreabernama Kombu, berhasil menyembuhkan penyakitnya. Bisa ditebak, kaisar lalu menamai ramuan ajaib tadi kombucha, tak jauh dari nama si tabib.
Boleh percaya boleh tidak, cerita tadi hanya salah satu versi. Beberapa sumber meyakini, teh kombu telah dikenal lebih dari 2.000 tahun lalu. Ramuan ini diperkirakan berasal dari daerah Siberia bagian selatan, tepatnya daerah bernama Kargasok yang berbatasan dengan Cina. Kabarnya, penduduk Kargasok berumur panjang (rata-rata lebih dari 100 tahun), tetap aktif, dan selalu tampak sehat.
Para peneliti juga mendapati, hampir tidak ditemukan penyakit kanker di antara penduduk Kargasok, yang rajin mengonsumsi kombucha sebagai minuman sehari-hari. Dari sini kombucha kemudian menyebar ke Cina, terutama Manchuria, sehingga dikenal dengan nama manchurian tea mushroom. Melalui perdagangan jalan sutera, ia dibawa ke Asia Tengah, Asia Barat, dan Eropa. Setelah itu, baru menyebar ke Amerika Serikat dan belahan lain di dunia.
Ada masa ketika kombucha begitu populer dan dikonsumsi banyak orang. Tapi ada juga saatnya ia lenyap bak ditelan bumi. Terutama sewaktu perang dunia, saat persediaan gula putih dan pasokan daun teh menyurut. Kini, minuman itu mulai digemari kembali. Bejibunnya informasi tentang kombucha yang tersebar di Internet membuat larutan penuh manfaat itu makin populer.
Beragam penyakit, mulai gangguan pencernaan, keluhan menstruasi, hingga diabetes mellitus masuk daftar yang bisa disembuhkan atau dicegah oleh teh kombu. Ramuan yang juga dijuluki remedy for all diseases (penyembuh segala penyakit), longevity tea (teh panjang usia), bahkan tea of immortality (teh untuk hidup abadi) itu memang menakjubkan!
Efek analgesik
Penjelasan mengapa kombucha punya begitu banyak manfaat adalah karena zat-zat dalam minuman ini dapat membuat tubuh mengeluarkan toksin sehingga organ tubuh berfungsi lebih baik. Khasiatnya sangat terasa bila tubuh sedang diserang penyakit tertentu. Bila tidak sedang sakit, kombucha tetap bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan, meningkatkan vitalitas, serta menguatkan dan menyeimbangkan kerja organ-organ tubuh.
Nyeri sendi merupakan salah satu keluhan yang dapat diatasi kombucha. Nyeri itu dapat disebabkan banyak hal, seperti radang, proses degenerasi, atau asam urat berlebihan. Kombucha dapat mengurangi, bahkan menghilangkan, keluhan dalam waktu beberapa hari sampai beberapa minggu, setelah ramuan dikonsumsi secara teratur. Penyembuhan terjadi akibat efek analgesik (antinyeri) zat yang mirip paracetamol, asam hyaluronidase, serta asam chondroitin yang ada dalam kombucha.
Kombucha juga mempunyai efek antiinflamasi (antiperadangan) serta memperlancar diuresis (pengeluaran air seni), sehingga ginjal dapat selalu membuang zat-zat berlebihan yang bersifat racun dari tubuh melalui air seni. Itu sebabnya, kadar asam urat dalam tubuh juga dapat turun. Minuman itu pun kaya akan berbagai vitamin, terutama dari golongan B kompleks yang berguna bagi fungsi saraf dan otot tubuh.
Buat wanita, kombucha sangat baik dicoba sebagai pelenyap nyeri haid. Setelah minum kombucha selama beberapa minggu, pada beberapa penderita nyeri haid luar biasa, bahkan pada wanita haid yang harus selalu disuntik obat antispasmodik, keluhan haidnya berkurang. Pasien lain dengan nyeri haid yang diperparah oleh endometriosis juga melaporkan hilangnya rasa sakit setelah dua minggu mengonsumsi ramuan itu.
Kombucha manjur juga dalam mengurangi keluhan pada wanita yang sedang mengalami masa menopause. Banyak di antara mereka melaporkan, keluhan terhadap beberapa penyakit saat menopause, seperti nyeri tulang akibat tulang keropos (osteoporosis) berkurang setelah mengonsumsi kombucha. Di samping itu ada peningkatan indeks kepadatan mineral tulang (bone mineral density) pada mereka yang mengonsumsinya secara teratur.
Di samping penyakit yang berhubungan dengan tulang dan persendian, kombucha pun ampuh mengatasi, tentu saja, sembelit. Anda tentu masih ingat cerita tabib Kombu, penyembuh keluhan onstipasi (sembelit) kaisar Jepang tadi. Dengan minum kombucha, penderita sembelit menjadi teratur buang air besar, tinja tidak keras, baunya pun tidak terlalu menyengat.
Bakteri yang hidup dalam kombucha rajin memperbaiki flora usus, sehingga tinja tidak tertahan lama, dan berpotensi mencegah terjadinya kanker usus besar. Masih berhubungan dengan "knalpot" tubuh, kombucha baik pula dikonsumsi untuk mencegah dan mengobati wasir. Keluhan pelebaran pembuluh darah vena yang dikenal sebagai varises pun dapat berkurang, bahkan sembuh total jika mengonsumsinya secara teratur.
Tanpa mimpi buruk
Tak cukup sampai di situ khasiatnya, fungsi hati juga bisa dioptimalkan. Ini berkat asam glukoronat yang dikan dung di dalamnya. Glukoronat adalah zat yang berperan penting dalam fungsi hati, khususnya dalam mengikat logam berat yang masuk melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Logam berat dan kolesterol yang ada dalam darah, baik yang dibentuk oleh hati maupun dari makanan, akan diikat oleh kombucha, sehingga menjadi bahan yang mudah larut dalam cairan empedu dan dikeluarkan melalui tinja bersama lemak.
Sejumlah penderita insomnia atau susah tidur juga melaporkan manfaat minuman teh ini. Mereka bertutur, berkat mengomsumsinya secara teratur, kenikmatan tidur mereka rasakan lagi, tanpa gangguan mimpi buruk. "Beda dengan obat tidur yang membuat kita tergantung, konsumsi kombucha dapat dihentikan kapan saja," kata salah satu dari mereka. Kombucha juga dapat membantu melepaskan diri dari depresi dan membuat lebih percaya diri.
Bicara soal imunitas tubuh, anak-anak yang diberi kombucha secara teratur, dipercaya memiliki daya tahan tubuh lebih tinggi, sehingga jarang terserang batuk, pilek, atau masuk angin. Jangan lupa, takaran minumnya mesti disesuaikan. Peningkatan daya tahan tubuh juga dirasakan oleh orang dewasa dan orang lanjut usia yang rajin meminumnya. Namun, minuman ini tidak dianjurkan bagi anak-anak di bawah usia dua tahun dan wanita yang sedang hamil muda.
Minuman yang penampilannya tak beda dari teh biasa ini juga dianjurkan untuk pasien asma. Laporan sejumlah penderita asma menunjukkan, setelah minum beberapa minggu, serangan asma mereka berkurang. Awalnya jarang kambuh, lama-kelamaan penyakitnya hilang sama sekali.
Kombucha bahkan boleh dikonsumsi penderita penyakit gula atau diabetes mellitus. Perlu diketahui, dalam larutan kombucha masih ada sekitar 1 - 2% gula yang sudah dimetabolisir, sehingga tidak lagi berupa glukosa murni. Karena itu, penderita diabetes dianjurkan berhati-hati ketika meminumnya. Jangan sekaligus dalam jumlah banyak, tapi secara bertahap.
Misalnya, seperempat gelas diminum dua kali sehari. Setelah beberapa hari, tingkatkan menjadi setengah gelas, diminum dua kali sehari. Lalu, setelah beberapa minggu, baru minum dalam dosis penuh, dua kali sehari satu gelas (400 - 600 cc). Kombucha dapat menghilangkan rasa lemas dan nyeri pada otot serta saraf, memperbaiki endotel (lapisan dalam pembuluh darah) sehingga fungsi pembuluh darah kecil dan sirkulasi darah diperbaiki.
Cara serupa dapat ditempuh pengidap keluhan lambung. Orang yang punya sakit maag, misalnya, harus meminumnya secara bertahap dan mengencerkannya dengan air putih. Misalnya, mula-mula seperempat gelas (50 ml) yang diencerkan menjadi satu gelas dan diminum setelah makan. Begitu seterusnya, makin lama makin meningkat, seperti takaran pada penderita kencing manis.
Terakhir, ini barangkali yang paling ditunggu laki-laki, kombucha ternyata ikut berperan memperbaiki vitalitas. Perbaikan fungsi seks kaum Adam ini memang bukan dampak langsung dari minuman teh itu. Logikanya, karena fungsi organ tubuh baik, terutama fungsi pembuluh darah, maka fungsi organ seksual ikut diperbaiki.
Sebenarnya, masih banyak rahasia yang belum diungkap di sini. Tapi seperti juga kisah-kisah menarik dari "Negeri 1001 Malam", khasiat "Teh 1001 Manfaat" ini juga menyisakan banyak misteri yang masih harus dipecahkan. Yang pasti, penulis sendiri dalam delapan tahun terakhir telah merasakan langsung manfaat mengonsumsi kombucha secara teratur. Khususnya dalam menyembuhkan nyeri sendi yang telah penulis derita bertahun-tahun.
Jadi, manfaat kombucha memang fakta, bukan dongeng dari Baghdad, gitu loh!
Sumber: http://www.intisari-online.com/Majalah-print.asp?tahun=2004&edisi=497&file=warna1201&page=01&v=cet
Anda yang baru pertama kali mendengar namanya, mungkin bertanyatanya, apa beda teh kombucha dengan teh poci, teh tubruk, dan teh-teh lainnya?
Minuman kesehatan kombucha itu sebenarnya teh juga, tapi mendapat pengolahan tambahan berupa proses peragian atau fermentasi menggunakan jamur kombucha. Proses peragiannya mirip dengan proses penciptaan yoghurt, yang dihasilkan dari fermentasi susu dengan bibit ragi yoghurt.
Jamur kombucha sendiri bukan jamur beneran. Ia koloni dari hasil simbiosis antara ragi dan berbagai bakteri, yang dikenal dengan singkatan "scoby" (symbiotic colony of bacteries and yeasts). Jamur itu akan mengolah air teh gula, sehingga menghasilkan zat-zat atau senyawa yang berguna bagi kesehatan tubuh. Larutan kombucha juga mengandung beragam bakteri dan ragi hidup yang juga memiliki banyak manfaat.
Beda dengan kebanyakan obat dan ramuan herbal yang berbau tidak sedap dan rasanya bikin perut mual, kombucha justru bercita rasa istimewa. "Rasanya mirip jus apel bersoda, benar-benar menyegarkan," ucap Zulaiha, ibu rumahtangga yang secara berkala minum teh kombu untuk menjaga kebugaran tubuhnya. "Pokoknya, sekali mencoba, tak akan pernah lupa," goda Zulaiha.
Kaisar sembelit
Keberadaan kombucha dikenal hampir di seluruh dunia. Hanya panggilannya saja yang berbeda-beda.Ada yang menyebutnya manchurian tea mushroom, fungus japonicum, olinka, kargasok tea, tea kwas, heldenpize, zauberpilze, olga tea, atau mogu tea. Sedangkan di Jawa orang biasa menyebutnya jamur dipo atau jamur super. Nama mana yang mau Anda pakai, silakan pilih sendiri.
Kata kombucha konon diambil dari sebuah peristiwa. Suatu kali Kaisar Inkyo dari Jepang menderita sembelit berat. Betapa tersiksanya sang kaisar harus memerintah kerajaan dalam keadaan menderita bertahun-tahun. Makanya, dia senang alang kepalang, ketika pada tahun 414 M, ramuan ajaib seorang tabib Koreabernama Kombu, berhasil menyembuhkan penyakitnya. Bisa ditebak, kaisar lalu menamai ramuan ajaib tadi kombucha, tak jauh dari nama si tabib.
Boleh percaya boleh tidak, cerita tadi hanya salah satu versi. Beberapa sumber meyakini, teh kombu telah dikenal lebih dari 2.000 tahun lalu. Ramuan ini diperkirakan berasal dari daerah Siberia bagian selatan, tepatnya daerah bernama Kargasok yang berbatasan dengan Cina. Kabarnya, penduduk Kargasok berumur panjang (rata-rata lebih dari 100 tahun), tetap aktif, dan selalu tampak sehat.
Para peneliti juga mendapati, hampir tidak ditemukan penyakit kanker di antara penduduk Kargasok, yang rajin mengonsumsi kombucha sebagai minuman sehari-hari. Dari sini kombucha kemudian menyebar ke Cina, terutama Manchuria, sehingga dikenal dengan nama manchurian tea mushroom. Melalui perdagangan jalan sutera, ia dibawa ke Asia Tengah, Asia Barat, dan Eropa. Setelah itu, baru menyebar ke Amerika Serikat dan belahan lain di dunia.
Ada masa ketika kombucha begitu populer dan dikonsumsi banyak orang. Tapi ada juga saatnya ia lenyap bak ditelan bumi. Terutama sewaktu perang dunia, saat persediaan gula putih dan pasokan daun teh menyurut. Kini, minuman itu mulai digemari kembali. Bejibunnya informasi tentang kombucha yang tersebar di Internet membuat larutan penuh manfaat itu makin populer.
Beragam penyakit, mulai gangguan pencernaan, keluhan menstruasi, hingga diabetes mellitus masuk daftar yang bisa disembuhkan atau dicegah oleh teh kombu. Ramuan yang juga dijuluki remedy for all diseases (penyembuh segala penyakit), longevity tea (teh panjang usia), bahkan tea of immortality (teh untuk hidup abadi) itu memang menakjubkan!
Efek analgesik
Penjelasan mengapa kombucha punya begitu banyak manfaat adalah karena zat-zat dalam minuman ini dapat membuat tubuh mengeluarkan toksin sehingga organ tubuh berfungsi lebih baik. Khasiatnya sangat terasa bila tubuh sedang diserang penyakit tertentu. Bila tidak sedang sakit, kombucha tetap bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan, meningkatkan vitalitas, serta menguatkan dan menyeimbangkan kerja organ-organ tubuh.
Nyeri sendi merupakan salah satu keluhan yang dapat diatasi kombucha. Nyeri itu dapat disebabkan banyak hal, seperti radang, proses degenerasi, atau asam urat berlebihan. Kombucha dapat mengurangi, bahkan menghilangkan, keluhan dalam waktu beberapa hari sampai beberapa minggu, setelah ramuan dikonsumsi secara teratur. Penyembuhan terjadi akibat efek analgesik (antinyeri) zat yang mirip paracetamol, asam hyaluronidase, serta asam chondroitin yang ada dalam kombucha.
Kombucha juga mempunyai efek antiinflamasi (antiperadangan) serta memperlancar diuresis (pengeluaran air seni), sehingga ginjal dapat selalu membuang zat-zat berlebihan yang bersifat racun dari tubuh melalui air seni. Itu sebabnya, kadar asam urat dalam tubuh juga dapat turun. Minuman itu pun kaya akan berbagai vitamin, terutama dari golongan B kompleks yang berguna bagi fungsi saraf dan otot tubuh.
Buat wanita, kombucha sangat baik dicoba sebagai pelenyap nyeri haid. Setelah minum kombucha selama beberapa minggu, pada beberapa penderita nyeri haid luar biasa, bahkan pada wanita haid yang harus selalu disuntik obat antispasmodik, keluhan haidnya berkurang. Pasien lain dengan nyeri haid yang diperparah oleh endometriosis juga melaporkan hilangnya rasa sakit setelah dua minggu mengonsumsi ramuan itu.
Kombucha manjur juga dalam mengurangi keluhan pada wanita yang sedang mengalami masa menopause. Banyak di antara mereka melaporkan, keluhan terhadap beberapa penyakit saat menopause, seperti nyeri tulang akibat tulang keropos (osteoporosis) berkurang setelah mengonsumsi kombucha. Di samping itu ada peningkatan indeks kepadatan mineral tulang (bone mineral density) pada mereka yang mengonsumsinya secara teratur.
Di samping penyakit yang berhubungan dengan tulang dan persendian, kombucha pun ampuh mengatasi, tentu saja, sembelit. Anda tentu masih ingat cerita tabib Kombu, penyembuh keluhan onstipasi (sembelit) kaisar Jepang tadi. Dengan minum kombucha, penderita sembelit menjadi teratur buang air besar, tinja tidak keras, baunya pun tidak terlalu menyengat.
Bakteri yang hidup dalam kombucha rajin memperbaiki flora usus, sehingga tinja tidak tertahan lama, dan berpotensi mencegah terjadinya kanker usus besar. Masih berhubungan dengan "knalpot" tubuh, kombucha baik pula dikonsumsi untuk mencegah dan mengobati wasir. Keluhan pelebaran pembuluh darah vena yang dikenal sebagai varises pun dapat berkurang, bahkan sembuh total jika mengonsumsinya secara teratur.
Tanpa mimpi buruk
Tak cukup sampai di situ khasiatnya, fungsi hati juga bisa dioptimalkan. Ini berkat asam glukoronat yang dikan dung di dalamnya. Glukoronat adalah zat yang berperan penting dalam fungsi hati, khususnya dalam mengikat logam berat yang masuk melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Logam berat dan kolesterol yang ada dalam darah, baik yang dibentuk oleh hati maupun dari makanan, akan diikat oleh kombucha, sehingga menjadi bahan yang mudah larut dalam cairan empedu dan dikeluarkan melalui tinja bersama lemak.
Sejumlah penderita insomnia atau susah tidur juga melaporkan manfaat minuman teh ini. Mereka bertutur, berkat mengomsumsinya secara teratur, kenikmatan tidur mereka rasakan lagi, tanpa gangguan mimpi buruk. "Beda dengan obat tidur yang membuat kita tergantung, konsumsi kombucha dapat dihentikan kapan saja," kata salah satu dari mereka. Kombucha juga dapat membantu melepaskan diri dari depresi dan membuat lebih percaya diri.
Bicara soal imunitas tubuh, anak-anak yang diberi kombucha secara teratur, dipercaya memiliki daya tahan tubuh lebih tinggi, sehingga jarang terserang batuk, pilek, atau masuk angin. Jangan lupa, takaran minumnya mesti disesuaikan. Peningkatan daya tahan tubuh juga dirasakan oleh orang dewasa dan orang lanjut usia yang rajin meminumnya. Namun, minuman ini tidak dianjurkan bagi anak-anak di bawah usia dua tahun dan wanita yang sedang hamil muda.
Minuman yang penampilannya tak beda dari teh biasa ini juga dianjurkan untuk pasien asma. Laporan sejumlah penderita asma menunjukkan, setelah minum beberapa minggu, serangan asma mereka berkurang. Awalnya jarang kambuh, lama-kelamaan penyakitnya hilang sama sekali.
Kombucha bahkan boleh dikonsumsi penderita penyakit gula atau diabetes mellitus. Perlu diketahui, dalam larutan kombucha masih ada sekitar 1 - 2% gula yang sudah dimetabolisir, sehingga tidak lagi berupa glukosa murni. Karena itu, penderita diabetes dianjurkan berhati-hati ketika meminumnya. Jangan sekaligus dalam jumlah banyak, tapi secara bertahap.
Misalnya, seperempat gelas diminum dua kali sehari. Setelah beberapa hari, tingkatkan menjadi setengah gelas, diminum dua kali sehari. Lalu, setelah beberapa minggu, baru minum dalam dosis penuh, dua kali sehari satu gelas (400 - 600 cc). Kombucha dapat menghilangkan rasa lemas dan nyeri pada otot serta saraf, memperbaiki endotel (lapisan dalam pembuluh darah) sehingga fungsi pembuluh darah kecil dan sirkulasi darah diperbaiki.
Cara serupa dapat ditempuh pengidap keluhan lambung. Orang yang punya sakit maag, misalnya, harus meminumnya secara bertahap dan mengencerkannya dengan air putih. Misalnya, mula-mula seperempat gelas (50 ml) yang diencerkan menjadi satu gelas dan diminum setelah makan. Begitu seterusnya, makin lama makin meningkat, seperti takaran pada penderita kencing manis.
Terakhir, ini barangkali yang paling ditunggu laki-laki, kombucha ternyata ikut berperan memperbaiki vitalitas. Perbaikan fungsi seks kaum Adam ini memang bukan dampak langsung dari minuman teh itu. Logikanya, karena fungsi organ tubuh baik, terutama fungsi pembuluh darah, maka fungsi organ seksual ikut diperbaiki.
Sebenarnya, masih banyak rahasia yang belum diungkap di sini. Tapi seperti juga kisah-kisah menarik dari "Negeri 1001 Malam", khasiat "Teh 1001 Manfaat" ini juga menyisakan banyak misteri yang masih harus dipecahkan. Yang pasti, penulis sendiri dalam delapan tahun terakhir telah merasakan langsung manfaat mengonsumsi kombucha secara teratur. Khususnya dalam menyembuhkan nyeri sendi yang telah penulis derita bertahun-tahun.
Jadi, manfaat kombucha memang fakta, bukan dongeng dari Baghdad, gitu loh!
Sumber: http://www.intisari-online.com/Majalah-print.asp?tahun=2004&edisi=497&file=warna1201&page=01&v=cet
Selasa, Oktober 30, 2007
[tip] Meniran - Perkuat Sistem Imun
BANYAK tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan untuk memperkuat sistem imun (imunomodulator). Satu di antaranya adalah ekstrak meniran (Phyllanthus Niruri L). Ekstrak ini dapat meningkatkan sel sitoksik, seperti sel pemusnah alami tubuh.Imunomodulator berperan membuat sistem imun lebih aktif dalam menjalankan fungsinya, menguatkan sistem imun tubuh (imunostimulator) atau menekan reaksi sistem imun yang berlebihan (imunosuppressan). "Sehingga, kekebalan atau daya tahan tubuh kita selalu optimal menjaga tetap sehat ketika diserang virus, bakteri, dan mikroba lainnya," terang DR Suprapto Ma'at MS Apoteker.
Meniran sendiri sudah terbukti secara klinis sebagai terapi ajuvan (pendukung) beberapa penyakit. Seperti TBC, keputihan karena jamur candida albicans, herpes vaginalis, infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) dan jerawat.
Data Fisik Meniran (Phyllanthus Niruri L.)
Meniran mudah di tempat lembab dan berbatu. Seperti disepanjang saluran air, semak-semak dan tanah terlantar di antara rerumputan.Meniran adalah tanaman semusim, tumbuh tegak, bercabang-cabang, tinggi sekitar 30-50 centi.
Daun tunggal, letak berseling. Helaian daun bundar telur sampai bundar memanjang, ujung tumpul, pangkal membulat.
Buahnya buah kotak, bulat pipih, licin. Bijinya kecil, keras, berbentuk ginjal, berwarna coklat.
Rasanya sedikit pahit, sejuk.
Khasiat Meniran
Berkasiat membersihkan hati, anti radang, pereda demam, melancarkan buang air dan menambah nafsu makanUntuk mengobati penyakit berat, meniran tidak bisa berdiri sendiri. Dibutuhkan obat-obatan pendukung lain untuk menyempurnakan kesembuhan.
Cara Pemanfaatan Meniran
Pilih daun segar atau yang sudah dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Daun yang sudah kering, bisa disimpan dan dipakai jika dibutuhkan.
Untuk pemakaian luar, cuci daun segar, giling sampai halus. Kemudian bubuhkan bahan pada tempat yang sakit kemudian dibalut.
Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, meniran bisa diminum setiap hari. Ambil segenggam daun meniran. Tumbuk sampai halus. Kemudian rebus bersama dua gelas air bersih. Tunggu sampai menjadi setengah gelas.
[tip] Obat Demam Berdarah
Sudah tiga hari ini Wimpie terbaring lemah di tempat tidur. Dokter meminta bapak satu anak itu beristirahat beberapa hari, karena merunut hasil tes darah, jumlah trombosit di dalam tubuhnya menurun drastis. "Kalau dalam dua tiga hari kondisi bapak tak juga membaik, harus dirawat di rumah sakit," kata Wimpie, menirukan ancaman dokter.Terbayang sudah, dia tidak akan bisa mendampingi Cindy, putri tersayang, dalam pementasan drama "Cinderella" di TK sang anak minggu depan. Padahal, itulah kali pertama Cindy mendapat peran utama dalam pementasan drama di sekolahnya.
Selain suhu tubuh naik turun tak keruan, turunnya trombosit, menurut sang dokter, adalah salah satu gejala demam berdarah yang paling gampang ditandai. "Memang baru gejala, tapi jangan anggap enteng. Saya sarankan bapak banyak beristirahat, rajin makan makanan bergizi, dan perbanyak minum air putih," pesan dokter.
Beruntung, tak lama kemudian datang konco akrabnya. "Wim, aku bawa sesuatu untuk kamu. Resep ramuan ini aku dapat saat berkunjung ke tempat sepupuku yang bekerja di Badan Penelitian Tanaman Obat, Bogor. Konon bisa menyembuhkan demam berdarah. Ada baiknya, selain minum obat dokter, kamu juga mencoba ramuan yang sudah diteliti ini," ucap sang teman.
Wimpie yang selama ini ogah-ogahan minum jejamuan, cuma mengangguk lesu. Pikirannya masih melayang, bagaimana jadinya nasib putri Cinderella jika saat mentas nanti tak ditonton papa tercinta?
Rimpang beda warna
Ia sadar betul, sampai saat ini, demam berdarah masih merupakan salah satu penyakit epidemik yang masih sangat ditakuti. Penyakit ini sering mewabah di daerah-daerah yang memiliki sanitasi lingkungan kurang baik. Penyebabnya, kita pasti sama-sama tahu, yakni gigitan nyamuk Aedes aegypti L. yang di dalam tubuhnya sudah kemasukan virus demam berdarah. Sekali menulari, si nyamuk akan menjadi penular sepanjang hidupnya.
Karena di Indonesia penyakit ini saban tahun banyak memakan korban, "Sepupu saya yang bekerja di Balai Penelitian Tanaman Obat (Balitro) Bogor ikut melakukan penelitian untuk menemukan obat mujarab demam berdarah. Minimal meringankan beban penderitanya," cetus teman Wimpie. Si teman lalu menyebut ramuan herbal yang terdiri atas rimpang kunyit (Curcuma longa L.), rimpang temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.), tanaman meniran (Phillantus urinaria L.), daun pepaya (Carica papaya L.) dan daun jambu biji merah (Psidium guajava L.), dan garam secukupnya.
Keenam herbal tersebut diyakini menyimpan khasiat antioksidan, antivirus atau antibakteri, menaikkan jumlah trombosit dalam darah dan menstabilkan tekanan darah. Rimpang kunyit dan temu hitam sendiri termasuk tumbuhan obat dari keluarga temu-temuan. Perbedaan keduanya hanya terdapat pada rimpangnya. Bila dipotong, rimpang kunyit berwarna jingga, sedangkan temu hitam rimpangnya berwarna agak kehitaman.
Rimpang kunyit selama ini dikenal masyarakat sebagai obat penyakit lambung, peluruh keringat, penciut selaput lendir (astringent) pada penderita wasir, obat untuk berbagai jenis penyakit kuning (hepatitis) dan penangkal berbagai penyakit yang diakibatkan oleh gangguan hati lainnya.
Sedangkan sebagai obat luar, ia kerap digunakan untuk penyakit gatal, luka kecil, luka digigit serangga, radang kulit, cacar air, dan bisul bernanah. Rebusan rimpang kunyit banyak juga dimanfaatkan untuk memperbaiki sirkulasi saat menstruasi, untuk membersihkan darah, serta obat infeksi organ perkencingan.
Kadang-kadang, kunyit dipakai juga buat melegakan perut, obat diare, untuk menyembuhkan batuk dan memberantas tuberculosis (TBC). Sebagian masyarakat juga menggunakannya sebagai obat antikejang, radang gusi, insektisida, antijamur, dan bahan obat cacing.
Mencegah oksidasi
Sekarang soal temu hitam. Tanaman ini dikenal di Jawa sebagai temu ireng, sedangkan orang Sunda menyebutnya temu hideung.
Di daratan Cina, rimpang temu hitam kerap dimanfaatkan sebagai obat perut mulas. Sementara di semenanjung Malaysia, telah lama digunakan sebagai obat batuk dan asma. Kadang dipakai juga sebagai tapal oleh penderita sariawan usus. Di Indonesia dan Thailand, rimpang temu hitam juga biasa direbus untuk minum dan tapal wanita setelah melahirkan.
Herbal satu ini kadang digunakan pula sebagai pembersih darah, pelangsing tubuh, penyembuh rematik dan peluruh keringat. Hikino (1985) mengutip Antihepatixic Activity of Crude Drugs menyebutkan, rimpang kunyit dan temu hitam mengandung senyawa curcuminoids, lengkap dengan turunannya seperti diferuloyl methane , desmethoxy-curcumin , dan bidesmethoxy curcumin .
Senyawa-senyawa tersebut dipercaya dapat bertindak sebagai antioksidan yang mencegah oksidasi lemak dan siklus oksidasi dalam trombosit, sehingga menyebabkan turunnya kadar lemak dalam darah dan hati. Senyawa itu juga mencegah keracunan hati (antihepatotoksit), sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan virus.
Kaya akan senyawa perkasa
Selain temuan-temuan di atas, masih ada meniran, yang juga termasuk dalam ramuan penumpas demam berdarah. Di Papua Nugini, rebusan tanaman meniran dianggap manjur sebagai obat cacing. Sedangkan di Brunei Darussalam, orang biasa menumbuk daunnya, lalu mencampurnya dengan santan kelapa, untuk dipakai sebagai obat cacar. Sementara di Kamboja, tanaman dari keluarga Euphorbiaceae (jarak-jarakan) ini dipakai sebagai bahan baku obat malaria. Hussain at. al (1995) dalam Journal of Natural Product menegaskan, meniran mengandung senyawa triterpenoids, flavonoid, tanin, alkaloid, asam fenol, filantin, hipofilantin, dan kalium.
Dalam ilmu farmasi, flavonoid berfungsi sebagai senyawa aktif antiradang, mengurangi rasa nyeri, antitumor, antivirus HIV, antidiare, antikeracunan hati, antijamur, antioksidan, mencegah penyempitan pembuluh darah, merangsang kekebalan dan antiborok/bisul.
Ramuan berikutnya, daun pepaya dan daun jambu biji merah. Tanaman pepaya dikenal sebagai buah yang kaya dengan sumber antioksidan alami, karena kandungan vitamin A, C, dan E-nya. Daunnya juga dikenal sebagai pelunak daging, masyarakat juga sering menggunakan daun pepaya sebagai sayuran yang dianggap ampuh mencegah penyakit malaria. Buahnya, seperti sering kita temui di meja makan, kerap dijadikan suguhan penutup untuk melancarkan buang air besar penderita wasir.
Roth dan Lindolf dalam South American Medicine Plants (2002) menyebut daun pepaya mengandung karpain, senyawa aktif yang berpengaruh pada aktivitas jantung, mengurangi tekanan dalam pembuluh darah, mengurangi frekuensi denyut urat nadi, dan peluruh air seni. Senyawa lainnya, papain, dikenali sebagai senyawa antiradang dan antipenimbunan cairan maupun gas dalam jaringan (antiedemik).
Terakhir, tanaman jambu biji dari jenis yang berdaging berwarna merah, pun sudah sangat tidak asing lagi, karena diakui sebagai sumber vitamin C. Daunnya dikenal sebagai obat diare, karena kaya akan tanin yang bersifat mengecilkan pori-pori selaput lendir. Di samping itu, daunnya juga kaya akan vitamin C yang bersifat antioksidan, antibakteri, antiradang, peluruh cacing, antikuman/virus, tidak menimbulkan muntah, mengeluarkan angin, meredakan kejang, dan sebagai tonik.
Mendengar uraian panjang lebar temannya, semangat Wimpie untuk sehat secepatnya kembali tumbuh. "Jadi benar ramuan ini sudah diteliti di Balai Penelitian Tanaman Obat?" Wimpie mengulang pertanyaan yang hanya perlu dijawab dengan anggukan sang teman. "Apa boleh buat, pahit sedikit enggak masalah, yang penting, Cinderella tetap ceria," putus Wimpie, kali ini di dalam hati.
Meracik Si Antidemam Berdarah
Untuk membuat ramuan herbal antidemam berdarah,
- rimpang temu hitam dan rimpang kunyit masing-masing sebesar satu jempol, keduanya diiris tipis.
- meniran yang tingginya sekitar 20 cm sebanyak tiga batang
- daun pepaya tua 1 - 2 lembar
- daun jambu biji merah 3 - 5 lembar
- garam secukupnya.
Rebus campuran herbal-herbal berkhasiat tadi dengan air sebanyak empat gelas, kemudian disaring. Nah, hasil saringannya diminum setiap empat jam sekali.
Selamat mencoba!
Penulis: Samiran, peneliti Tanaman Obat di Pusat Biologi Bidang Botani, LIPI, di Bogor
Kamis, Oktober 25, 2007
[tip] Keladi Tikus - Tanaman Ajaib Penyembuh Kanker
Satu lagi tanaman ajaib ditemukan di Indonesia. Namanya "keladi tikus" (Typhonium Flagelliforme/Rodent Tuber). Ia terbukti bisa membunuh berbagai jenis sel kanker dalam waktu relatif singkat. Di Malaysia, tanaman ini sudah dikembangkan oleh seorang profesor ahli kanker dan telah berhasil membantu ribuan pasien di seluruh dunia. Kanker tidak lagi mematikan. Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman "keladi tikus" (Typhonium Flagelliforme/Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain. Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai 30 sentimeter ini hanya tumbuh di semak yang tidak terkena sinar matahari langsung. "Tanaman ini sangat banyak ditemukan di Pulau Jawa," kata Drs Patoppoi Pasau, orang pertama yang menemukan tanaman itu di Indonesia. Tanaman obat ini telah diteliti sejak tahun 1995 oleh Prof Dr Chris K.H. Teo, Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari Universiti Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia.
Lembaga perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu telah membantu ribuan pasien dari Malaysia, Amerika, Inggris, Australia, Selandia baru, Singapura, dan berbagai negara di dunia. Di Indonesia, tanaman ini pertama ditemukan oleh Patoppoi di Pekalongan, Jawa Tengah.Ketika itu, istri Patoppoi mengidap kanker payudara stadium III dan harus dioperasi 14 Januari 1998. Setelah kanker ganas tersebut diangkat melalui operasi, istri Patoppoi harus menjalani kemoterapi (suntikan kimia untuk membunuh sel, Red) untuk menghentikan penyebaran sel-sel kanker tersebut.
"Sebelum menjalani kemoterapi, dokter mengatakan agar kami menyiapkan wig (rambut palsu) karena kemoterapi akan mengakibatkan kerontok an rambut, selain kerusakan kulit dan hilangnya nafsu makan", jelas Patoppoi. Selama mendampingi istrinya menjalani kemoterapi, Patoppoi terus berusaha mencari pengobatan alternatif sampai akhirnya dia mendapatkan informasi mengenai penggunaan teh Lin Qi di Malaysia untuk mengobati kanker. "Saat itu juga saya langsung terbang ke Malaysia untuk membeli teh tersebut," ujar Patoppoi yang juga ahli biologi. Ketika sedang berada di sebuah toko obat di Malaysia, secara tidak sengaja dia melihat dan membaca buku mengenai pengobatan kanker yang berjudul Cancer, Yet They Live karangan Dr Chris K.H. Teo terbitan 1996. "Setelah saya baca sekilas, langsung saja saya beli buku tersebut. Begitu menemukan buku itu, saya malah tidak jadi membeli teh Lin Qi, tapi langsung pulang ke Indonesia," kenang Patoppoi sambil tersenyum.Di buku itulah Patoppoi membaca khasiat typhonium flagelliforme itu. Berdasarkan pengetahuannya di bidang biologi, pensiunan pejabat Departemen Pertanian ini langsung menyelidiki dan mencari tanaman tersebut. Setelah menghubungi beberapa koleganya di berbagai tempat, familinya di Pekalongan, Jawa Tengah, balas menghubunginya. Ternyata, mereka menemukan tanaman itu di sana. Setelah mendapatkan tanaman tersebut dan mempelajarinya lagi, Patoppoi menghubungi Dr. Teo di Malaysia untuk menanyakan kebenaran tanaman yang ditemukannya itu. Selang beberapa hari, Dr Teo menghubungi Patoppoi dan menjelaskan bahwa tanaman tersebut memang benar Rodent Tuber. "Dr Teo mengatakan agar tidak ragu lagi untuk menggunakannya sebagai obat," lanjut Patoppoi. Akhirnya, dengan tekad bulat dan do'a untuk kesembuhan, Patoppoi mulai memproses tanaman tersebut sesuai dengan langkah-langkah pada buku tersebut untuk diminum sebagai obat. Kemudian Patoppoi menghubungi putranya, Boni Patoppoi di Buduran,Sidoarjo untuk ikut mencarikan tanaman tersebut.
"Setelah melihat ciri-ciri tanaman tersebut, saya mulai mencari di pinggir sungai depan rumah dan langsung saya dapatkan tanaman tersebut tumbuh liar di pinggir sungai," kata Boni yang mendampingi ayahnya saat itu. Selama mengkonsumsi sari tanaman tersebut, isteri Patoppoi mengalami penurunan efek samping kemoterapi yang dijalani nya. Rambutnya berhenti rontok, kulitnya tidak rusak dan mual-mual hilang. "Bahkan nafsu makan ibu sayapun kembali normal," lanjut Boni. Setelah tiga bulan meminum obat tersebut, isteri Patoppoi menjalani pemeriksaan kankernya. "Hasil pemeriksaan negatif, dan itu sungguh mengejutkan kami dan dokter-dokter di Jakarta," kata Patoppoi.
Para dokter itu kemudian menanyakan kepada Patoppoi, apa yang diberikan pada isteri nya. "Malah mereka ragu, apakah mereka telah salah memberikan dosis kemoterapi kepada kami," lanjut Patoppoi. Setelah diterangkan mengenai kisah tanaman Rodent Tuber, para dokter pun mendukung pengobatan dukungan tersebut dan menyarankan agar mengembangkan nya. Apalagi melihat keadaan isterinya yang tidak mengalami efek samping kemoterapi yang sangat keras tersebut. Dan pemeriksaan yang seharusnya tiga bulan sekali diundur menjadi enam bulan sekali. "Tetapi karena sesuatu hal, para dokter tersebut tidak mau mendukung secara terang-terangan penggunaan tanaman sebagai pengobatan alternatif," sambung Boni sambil tertawa.
Setelah beberapa lama tidak berhubungan, berdasarkan peningkatan keadaan isterinya, pada bulan April 1998, Patoppoi kemudian menghubungi Dr. Teo melalui fax untuk menginformasikan bahwa tanaman tersebut banyak terdapat di Jawa dan mengajak Dr.Teo untuk menyebarkan penggunaan tanaman ini di Indonesia. "Kemudian Dr. Teo langsung membalas fax kami, tetapi mereka tidak tahu apa yang harus mereka perbuat, karena jarak yang jauh," sambung Patoppoi. Meskipun Patoppoi mengusulkan agar buku mereka diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dan disebar-luaskan di Indonesia, Dr. Teo menganjurkan agar kedua belah pihak bekerja sama dan berkonsentrasi dalam usaha nyata membantu penderita kanker di Indonesia.
Kemudian, pada akhir Januari 2000 saat Jawa Pos mengulas habis mengenai meninggalnya Wing Wiryanto, salah satu wartawan handal Jawa Pos, Patoppoi sempat tercengang. Data- data rinci mengenai gejala, penderitaan, pengobatan yang diulas di Jawa Pos, ternyata sama dengan salah satu pengalaman pengobatan penderita kanker usus yang dijelaskan di buku tersebut. Dan eksperimen pengobatan tersebut berhasil menyembuhkan pasien tersebut.
"Lalu saya langsung menulis di kolom Pembaca Menulis di Jawa Pos," ujar Boni. Dan tanggapan yang diterimanya benar-benar diluar dugaan. Dalam sehari, bisa sekitar 30 telepon yang masuk. "Sampai saat ini, sudah ada sekitar 300 orang yang datang ke sini," lanjut Boni yang beralamat di Jl. KH. Khamdani, Buduran Sidoarjo. Pasien pertama yang berhasil adalah penderita Kanker Mulut Rahim stadium dini. Setelah diperiksa, dokter mengatakan harus dioperasi. Tetapi karena belum memiliki biaya dan sambil menunggu rumahnya laku dijual untuk biaya operasi, mereka datang setelah membaca Jawa Pos. Setelah diberi tanaman dan cara meminumnya, tidak lama kemudian pasien tersebut datang lagi dan melaporkan bahwa dia tidak perlu dioperasi, karena hasil pemeriksaan mengatakan negatif. Berdasarkan animo masyarakat sekitar yang sangat tinggi, Patoppoi berusaha untuk menemui Dr.Teo secara langsung. Atas bantuan Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan Departemen Kesehatan, Sampurno, Patoppoi dapat menemui Dr.Teo di Penang, Malaysia.
Di kantor Pusat Cancer Care Penang, Malaysia, Patoppoi mendapat penerangan lebih lanjut mengenai riset tanaman yang saat ditemukan memiliki nama Indonesia. Ternyata saat Patoppoi mendapat buku "Cancer, Yet They Live" edisi revisi tahun 1999, fax yang dikirimnya di masukkan dalam buku tersebut, serta pengalaman isterinya dalam usahanya berperang melawan kanker. Dari pembicaraan mereka, Dr. Teo merekomendasi agar Patoppoi mendirikan perwakilan Cancer Care di Jakarta dan Surabaya. Maka secara resmi, Patoppoi dan putranya diangkat sebagai perwakilan lembaga sosial Cancer Care Indonesia, yang juga disebutkan dalam buletin bulanan Cancer Care, yaitu di Jl. Kayu Putih Empat No. 5, Jakarta, telp. 021-4894754, dan di Buduran, Sidoarjo.
Cancer Care Malaysia telah mengembangkan bentuk pengobatan tersebut secara lebih canggih. Mereka telah memproduksi ekstrak Keladi Tikus dalam bentuk pil dan teh bubuk yang dikombinasikan dengan berbagai tananaman lainnya dengan dosis tertentu. "Dosis yang diperlukan tergantung penyakit yang diderita," kata Boni. Untuk mendapatkan obat tersebut, penderita harus mengisi formulir yang menanyakan keadaan dan gejala enderita dan akan dikirimkan melalui fax ke Dr. Teo. "Formulir tersebut dapat diisi disini, dan akan kami fax-kan. Kemudian Dr. Teo sendiri yang akan mengirimkan resep sekaligus obatnya, dengan harga langsung dari Malaysia, sekitar 40-60 Ringgit Malaysia," lanjut Boni. "Jadi pasien hanya membayar biaya fax dan obat, kami tidak menarik keuntungan, malahan untuk yang kurang mampu, Dr.Teo bisa memberikan perpanjang an waktu pembayaran." tambahnya. Sebenarnya pengobatan ini juga didukung dan sedang dicoba oleh salah satu dokter senior di Surabaya, pada pasiennya yang mengidap kanker ginjal. Ada dua pasien yang sedang dirawat dokter yang pernah menjabat sebagai direktur salah satu rumah sakit terbesar di Surabaya ini. Pasien pertama yang mengidap kanker rahim tidak sempat diberi pengobatan dengan keladi tikus, karena telah ditangani oleh rekan-rekan dokter yang telah memiliki reputasi.
Setelah menjalani kemoterapi dan radiologi, pasien tersebut mengalami kerontokan rambut, kulit rusak dan gatal, dan selalu muntah. Tetapi pada pasien kedua yang mengidap kanker ginjal, dokter ini menanganinya sendiri dan juga memberikan pil keladi tikus untuk membantu proses penyembuhan kemoterapi. Pada pasien kedua ini, tidak di temui berbagai efek yang dialami penderita pertama, bahkan pasien tersebut kelihatan normal.
Tetapi dokter ini menolak untuk diekspos karena menurutnya, pengobatan ini belum resmi diteliti di Indonesia. Menurutnya, jika rekan-rekannya mengetahui bahwa dia memakai pengobatan alternatif, mereka akan memberikan predikat sebagai "ter-kun" atau dokter- dukun. "Disinilah gap yang terbuka antara pengobatan konvensional dan modern," kata dokter tersebut. Banyak hal menarik yang dialami Boni selama menerima dan memberi kan bantuan kepada berbagai pasien. Bahkan ada pecandu berat putaw dan sabu-sabu di Surabaya, yang pada akhirnya pecandu tersebut mendapat kanker paru-paru.
Setelah mendapat vonis kanker paru-paru stadium III, pasien tersebut mengkonsumsi pil dan the dari Cancer Care. Hasilnya cukup mengejutkan, karena ternyata obat tersebut dapat mengeluarkan racun narkoba dari peredaran darah penderita dan mengatasi keter gantungan pada narkoba tersebut. "Tapi, jika pecandu sudah bisa menetralisir racun dengan keladi tikus, dia tidak boleh memakai narkoba lagi, karena pasti akan timbul resistensi. Jadi jangan seperti kebo, habis mandi berkubang lagi," sambung Boni sambil tertawa.
Juga ada pengalaman pasien yang meraung-raung kesakitan akibat serangan kanker yang menggerogotinya, karena obat penawar rasa sakit sudah tidak mempan lagi. Setelah diberi minum sari keladi tikus, beberapa saat kemudian pasien tersebut tenang dan tidak lagi merasa kesakitan.
Menurut data Cancer Care Malaysia, berbagai penyakit yang telah disembuhkan adalah berbagai kanker dan penyakit berat seperti kanker payudara, paru-paru, usus besar- rectum, liver, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu, pankreas, dan hepatitis. Jadi diharapkan agar hasil penelitian yang menghabiskan milyaran Ringgit Malaysia selama 5 tahun dapat benar-benar berguna bagi dunia kesehatan.
Langganan:
Postingan (Atom)



